Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 13.16 WIB

Rahasia Menurunkan Risiko Kanker Usus Besar secara Alami dengan Konsumsi Serat Tinggi Setiap Hari

Ilustrasi salah satu cara menurunkan risiko kanker usus besar secara alami (Freepik) - Image

Ilustrasi salah satu cara menurunkan risiko kanker usus besar secara alami (Freepik)

JawaPos.com – Konsumsi serat harian yang cukup terbukti membantu menjaga kesehatan usus besar dan menurunkan risiko kanker kolorektal.

Serat merupakan komponen dari tumbuhan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh dan berperan penting dalam sistem pencernaan.

Menurut Dr. Ron Quinton, direktur medis Goldring Center for Culinary Medicine di Tulane University, konsumsi serat tinggi berkaitan dengan rendahnya kejadian kanker usus besar.

Pemahaman tentang manfaat serat membantu dalam memilih pola makan sehat guna menjaga kesehatan usus besar secara berkelanjutan.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Sehari-hari yang Tidak Disadari Bisa Menghambat Umur Panjang dan Kesehatan

Berikut rahasia menurunkan risiko kanker usus besar secara alami dengan konsumsi serat tinggi setiap hari dilansir dari laman Huffpost, Rabu (4/6):

1. Menjaga Kesehatan Pencernaan


Serat membantu menggerakkan tinja secara teratur melalui saluran cerna sehingga mengurangi waktu tinggal limbah dalam usus besar. Kondisi ini menurunkan kemungkinan pembentukan racun yang dapat memicu sel kanker.


Gerakan usus yang teratur juga mengurangi risiko sembelit dan peradangan pada saluran cerna. Fungsi ini sangat penting dalam mencegah terjadinya gangguan serius pada usus besar.
Baca Juga: Manfaat Posisi Tidur Telentang, Miring, dan Tengkurap yang Perlu Diketahui untuk Kesehatan Tubuh

2. Melindungi Mikrobioma Usus

Serat berfungsi sebagai prebiotik atau makanan bagi bakteri baik di dalam saluran cerna. Bakteri tersebut menghasilkan senyawa pelindung yang dapat menghambat pertumbuhan sel abnormal.

Keberadaan mikrobioma sehat turut mendukung kekebalan alami terhadap kanker usus besar. Keseimbangan mikrobioma juga mempengaruhi produksi energi untuk sel usus besar.

3. Memperkuat Dinding Usus Besar

Serat membantu kolonosit menghasilkan penghalang pelindung pada dinding usus besar. Lapisan ini menghalangi zat berbahaya masuk ke dalam aliran darah.

Struktur penghalang yang kuat sangat penting dalam mencegah kerusakan sel yang berpotensi menjadi kanker. Lapisan lendir tambahan yang terbentuk juga memperkuat sistem perlindungan.

4. Sumber Alami Mudah Diakses

Kacang-kacangan, biji-bijian, buah dan sayuran mengandung serat tinggi yang mudah dikonsumsi setiap hari. Contohnya, 1 cangkir kacang lentil mengandung 18 gram serat dan biji chia 10 gram dalam 2 sendok makan.

Berbagai menu seperti salad dingin dari gandum utuh atau jelai bisa meningkatkan asupan harian. Penting untuk menyebarkan konsumsi serat sepanjang hari agar tubuh beradaptasi dengan baik.

5. Perluas Variasi Makanan Berserat

Mengonsumsi berbagai jenis makanan sumber serat meningkatkan manfaat bagi pencernaan dan mikrobioma. Kombinasi dari sayur, buah, kacang dan biji akan memberi profil serat larut dan tidak larut yang lengkap.

Asupan yang beragam juga mencegah kejenuhan dan mendorong pola makan berkelanjutan. Pengenalan makanan baru secara bertahap membantu tubuh menyesuaikan diri dan menghindari efek samping seperti kembung.

6. Suplemen Tidak Cukup Efektif

Suplemen serat tidak memiliki manfaat biologis setara dengan sumber alami dari makanan utuh. Sebagian suplemen hanya menambah volume tinja, namun tidak memberi nutrisi bagi mikrobioma.

Manfaat pencegahan kanker lebih optimal jika asupan serat diperoleh dari bahan alami. Konsumsi makanan utuh tetap menjadi cara terbaik menjaga kesehatan usus besar.

7. Pemeriksaan dan Pemantauan Gejala


Selain serat, penting melakukan deteksi dini melalui kolonoskopi terutama jika memiliki riwayat keluarga. Gejala seperti perubahan pola buang air besar atau darah dalam tinja perlu dicermati.

Kolonoskopi mampu mengangkat polip sebelum berkembang menjadi kanker. Kombinasi pola makan tinggi serat dan pemantauan medis memberi perlindungan optimal bagi usus besar.

Konsumsi serat alami setiap hari merupakan cara efektif dan terjangkau untuk menjaga kesehatan usus besar dan mengurangi risiko kanker kolorektal.
Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore