
Ilustrasi seseorang yang ingin membangun massa otot. (Pexels)
JawaPos.com – Kebanyakan orang ketika ingin membangun masa otot selalu mementingkan asupan protein. Namun, membangun massa otot tidak hanya soal protein, ada beberapa nutrisi yang juga dapat menumbuhkan massa otot Anda.
Membangun massa otot membutuhkan lebih dari sekedar diet tinggi protein. Meskipun protein adalah yang paling diunggulkan, tetapi ada berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan, pemulihan, dan kekuatan otot.
Dilansir dari eatingwell.com, ahli diet menunjukkan bahwa ada nutrisi selain protein yang dapat membantu mendukung tujuan kebugaran Anda dan cara memperolehnya. Terdapat enam nutrisi yang membantu membangun massa otot Anda selain protein.
Tentu protein penting untuk pembentukan dan perbaikan otot. Namun, karbohidrat menyediakan energi untuk berolahraga dan membantu mengganti simpanan glukosa otot, yang dikenal sebagai glikogen.
Penelitian menunjukkan bahwa glikogen juga berperan dalam perbaikan dan pertumbuhan otot. Jika dikombinasikan dengan protein, karbohidrat dapat meningkatkan sintesis protein otot.
Seorang ahli diet DeVito, MS, RD, CDN mengatakan bahwa sebelum latihan, cobalah mengkonsumsi sedikit karbohidrat setidaknya satu jam sebelum latihan, seperti pisang atau kurma.
Karbohidrat lain yang dapat menjadi penambah energi dan dapat dikonsumsi sebelum latihan adalah oatmeal, sereal gandum, atau jus buah. Setelah latihan, perlu juga untuk mengisi ulang asupan karbohidrat dan protein agar membantu memulihkan otot.
Meskipun kalori secara teknis bukan merupakan nutrisi, tetapi jumlah kalori yang dikonsumsi dapat membantu menunjukkan seberapa banyak energi yang terkandung dalam makanan Anda.
Menurut ahli diet Dana Sowards, MS, RDN, CSSD, mengkonsumsi kalori yang cukup untuk mendukung proses pembentukan otot juga merupakan kunci penting. Anda tidak dapat membangun massa otot secara efektif jika tidak mengkonsumsi cukup kalori.
Bagi sebagian orang, mengkonsumsi kalori yang cukup untuk mendukung pertumbuhan otot bisa menjadi sebuah tantangan. Mengkonsumsi makanan dan camilan dalam porsi kecil tapi sering dapat memastikan Anda mendapatkan cukup energi untuk mendukung pertumbuhan otot.
Baca Juga: Jarang Diketahui! Ini 4 Manfaat Makan Kuaci untuk Kesehatan Tubuh yang Kaya Antioksidan dan Protein
Hal ini juga dapat membantu mencegah gejala gastrointestinal yang terkait dengan makan dalam porsi besar, terutama jika Anda akan beraktivitas berat atau berolahraga.
Asam lemak omega-3, khususnya EPA dan DHA, dapat meningkatkan kesehatan otot. Asam lemak ini bekerja dengan mencegah kerusakan otot dan merangsang sintesis otot, khususnya di kalangan orang tua atau orang yang kurang bergerak karena cedera otot dan penyakit.
Menurut ahli diet Johannah Katz, MA, RD, LDN, penelitian telah menyoroti manfaat asam lemak omega-3 untuk meningkatkan respons anabolic terhadap insulin dan asam amino, yang menunjukkan bahwa omega-3 membantu mengoptimalkan pergantian protein otot.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
