Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Juni 2024 | 04.00 WIB

Mengandung Vitamin A dan Vitamin C! Rutin Minum Jus Tomat Efektif Cegah 2 Penyakit Mematikan, Simak!

ilustrasi jus tomat. (Freepik)



JawaPos.com - Bagi beberapa orang, tomat memang tidak terlalu enak jika dimakan secara langsung.

Rasa asam pada tomat, seringkali membuat seseorang memilih untuk mencampurkannya dalam menu masakan dan minuman.

Tapi, tahukah kamu, kalau buah tomat bisa mencegah penyakit mematikan?

Dilansir dari Healthline, Rabu (19/6), tomat dikenal kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan kuat.

Tomat juga mengandung likopen jenis antioksidan kuat dengan manfaat kesehatan yang mengesankan.

Jika tak ingin memakannya langsung, manfaat tomat bisa didapatkan dengan membuatnya menjadi jus.

Untuk diketahui, minum jus tomat sebanyak 240 ml, sama saja memenuhi kebutuhan harian Anda akan vitamin C.

Selain itu memenuhi 22 persen dari kebutuhan vitamin A dalam bentuk alfa dan betakarotenoid.

Sebagai informasi, karotenoid adalah pigmen yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh Anda.

Vitamin ini sangat penting untuk menyehatkan penglihatan dan memelihara jaringan.

Karotenoid ini tidak hanya dikonversi menjadi vitamin A tetapi juga bertindak sebagai antioksidan kuat.

Sehingga melindungi sel-sel Anda dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas.

Selain tinggi antioksidan yang bagus untuk sel-sel tubuh dan peradangan, mengosumsi jus tomat bisa mencegah seseorang dari penyakit yang berisiko pada kematian, seperti penyakit jantung dan kanker.

Untuk lebih lengkapnya, berikut penjelasan yang telah dirangkum Jawa Pos dari Healthline.
 
Baca Juga: Aman dengan Bahan Alami, Konsumsi Jus Tomat Ampuh Kendalikan Hipertensi, Simak Faktanya!

1. Dapat Mengurangi Faktor Risiko Penyakit Jantung

Tomat telah lama dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung. Tomat mengandung antioksidan kuat seperti likopen dan betakaroten.

Fungsinya, membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penumpukan lemak di arteri Anda (aterosklerosis).

Dari penelitian terhadap 584 orang ditemukan mereka yang rutin memakan tomat memiliki risiko penyakit jantung yang rendah dibandingkan dengan orang yang jarang mengosumsi tomat.

Ulasan lainnya, dari 13 penelitian menemukan bahwa likopen dalam tomat yang dikonsumsi lebih dari 25 mg per hari menurunkan kadar kolesterol LDL buruk sekitar 10 persen dan secara signifikan mengurangi tekanan darah.
 

2. Dapat Mengurangi Risiko Kanker Prostat

Dalam beberapa penelitian, jus tomat terbukti memiliki efek antikanker karena tingginya tingkat nutrisi bermanfaat dan kaya antioksidan.

Dari 24 studi mengungkapkan dengan asupan tomat yang tinggi menurunkan risiko kanker prostat.

Dalam studi tabung reaksi, ekstrak likopen yang berasal dari produk tomat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan bahkan menginduksi apoptosis atau kematian sel.

Cara membuat jus tomat:

Membuat jus tomat cukup mudah. Potong 2-3 buah tomat, lalu lumat dengan blender. Jika ingin lebih berkhasiat, tentunya hindari penggunaan gula.

Atau Anda bisa membuat tomat sebagai saus. Cukup masak irisan tomat selama 30 menit di atas api sedang. Aduk rata hingga berbentuk saus.

Tomat dapat dikombinasikan dengan sayuran dan bumbu lain, seperti seledri, paprika merah, dan oregano untuk meningkatkan kandungan nutrisi dan rasa.

***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore