Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Mei 2024 | 19.19 WIB

Bisa Jadi Gejala Osteoporosis, 8 Risiko Kesehatan Akibat Tubuh Terlalu Kurus

Ilustrasi tubuh terlalu kurus./ Pexels by SHVETS production - Image

Ilustrasi tubuh terlalu kurus./ Pexels by SHVETS production




JawaPos.Com - Memiliki postur tubuh kurus mungkin menjadi impian bagi beberapa orang.

Namun memiliki postur tubuh terlalu kurus, nyatanya memiliki dampak kesehatan yang cukup fatal.

Pasalnya, tubuh yang terlalu kurus dapat menyebabkan berbagai risiko kesehatan yang cukup serius.

Tubuh yang terlalu kurus, menandakan bahwa asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk tulang, kulit, dan rambut yang sehat tidak tercukupi.

Meskipun beberapa orang mungkin memiliki latar belakang genetik atau penyakit medis yang membatasi mereka menambah berat badan, namun ada intervensi yang dapat dilakukan untuk memiliki berat badan ideal.

Dilansir dari MedicalNewsToday, Jumat (24/5), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan penggunaan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk menghitung berat badan ideal, kurang, atau kelebihan.

Baca Juga: Alasan Kenapa Para Perokok Cenderung Bertubuh Kurus? Simak Penjelasanya!

Sebagai informasi, memiliki berat badan kurang dari standar ideal dapat menyebabkan masalah kesehatan, sama hal nya seperti berat badan berlebihan atau obesitas.

Meski tidak semua orang yang kurus mengalami efek samping atau gejala negatif dari kondisi tersebut.

Namun, sebagian orang bertubuh kurus lebih rentan mengalami gejala kesehatan sebagai berikut.

1. Osteoporosis

Penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan IMT rendah memiliki densitas tulang yang rendah, sehingga terjadi peningkatan risiko osteoporosis.

Selain itu, kurangnya asupan makanan akan berpengaruh pada kurangnya asupan kalsium, vitamin D, dan nutrisi penting lainnya, sehingga tulang menjadi mudah rapuh.

Nutrisi khususnya kalsium dan vitamin D, sangat penting bagi kesehatan tulang.

Baca Juga: Terlalu Kurus? Begini Cara Menambah Berat Badan dengan Cepat, Sehat, dan Aman

2. Masalah kulit, rambut, dan gigi

Kekurangan nutrisi dalam pola makan dapat menyebabkan masalah kulit seperti kulit kering, kulit yang menipis, dan kulit yang mudah terluka.

Rambut yang rontok juga dapat terjadi akibat kekurangan nutrisi, terutama protein. Selain itu, juga dapat mempengaruhi kesehatan gigi, seperti kerusakan email gigi dan peningkatan risiko karies gigi.

3. Sering sakit

Kekurangan nutrisi dalam pola makan dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

Kekurangan nutrisi juga dapat mempengaruhi kesehatan organ tubuh lainnya, seperti jantung, ginjal, dan hati.

4. Merasa lelah sepanjang waktu

Orang yang kurus dapat merasa lelah sepanjang waktu karena beberapa alasan diantaranya, sering mengonsumsi junk food, asupan cairan yang tidak terpenuhi, jarang berolahraga, dan terlalu stress.

Baca Juga: Makan Banyak Tapi Tubuh Tetap Kurus? Ketahui Sejumlah Fakta Berikut

5. Anemia

Anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik.

Orang yang kurus atau dengan berat badan kurang memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan asupan gizi, termasuk kekurangan zat besi yang dapat menyebabkan anemia.

6. Haid tidak teratur

Gangguan siklus menstruasi pada wanita yang memiliki berat badan rendah dipengaruhi oleh kurangnya kalori, olahraga berlebih, hingga masalah kesehatan lainnya.

Kondisi tertentu akhirnya membuat kadar hormon berubah dan mengganggu ovulasi. Untuk mengatasinya, kamu bisa meningkatkan berat badan dan mengurangi stress.

Baca Juga: Tips Diet Cepat Kurus dan Jaga Kondisi Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

7. Kelahiran prematur

Kekurangan berat badan dapat menjadi salah satu pemicu kelahiran prematur.

Kelahiran prematur adalah kondisi bayi lahir sebelum minggu ke-37 atau lebih awal dari hari perkiraan lahir.

8. Pertumbuhan lambat atau terganggu

Orang yang kurus dapat mengalami pertumbuhan yang lambat karena beberapa alasan seperti, kekurangan nutrisi, kekurangan hormon pertumbuhan, kondisi medis tertentu, dan kondisi psikologis.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore