
Kunyit memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, senyawa kurkumin yang ada di dalamnya dapat dijadikan sebagai obat alami (Adobe Stock)
JawaPos.com- Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kunyit merupakan tumbuhan rempah-rempah yang memiliki manfaat besar bagi tubuh dan otak manusia.
Selain menjadi rempah-rempah untuk bumbu masakan, kunyit juga menjadi salah satu suplemen nutrisi paling efektif.
Salah satunya di India, negara tersebut telah memanfaatkan kunyit sebagai bumbu dan ramuan obat selama ribuan tahun.
Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat untuk obat, yakni Kurkumin.
Untuk diketahui, kurkumin merupakan bahwa aktif utama yang ada di dalam kunyit.
Untuk lebih lengkapnya, berikut sepuluh manfaat kunyit bagi kesehatan tubuh, termasuk manfaat senyawa kurkumin di dalamnya menurut Healthline yang dilansir oleh JawaPos.com (19/4).
Memiliki efek anti-inflamasi yang kuat dan merupakan antioksidan yang sangat kuat. Konon, kandungan kurkumin pada kunyit hanya ada sekitar saja 1-6% berat. Sehingga masyarakat lebih banyak menggunakan suplemen untuk mencapai kadar maksimal.
Kurkumin adalah zat bioaktif yang dapat membantu melawan peradangan dosis yang sangat tinggi diperlukan untuk menghasilkan hasil pengobatan. Meski begitu, hal ini berarti mereka mempunyai potensi untuk melawan peradangan.
Kurkumin adalah antioksidan kuat yang bisa menetralisir radikal bebas karena struktur kimianya. Selain itu, studi hewan dan seluler menunjukkan bahwa kurkumin dapat memblokir aksi radikal bebas dan dapat merangsang aksi antioksidan lainnya.
Baik hewan maupun manusia penelitian telah menemukan bahwa kurkumin dapat meningkatkan kadar Brain-derived neurotrophic factor (BDNF) otak. Dengan melakukan hal ini, hal ini mungkin efektif dalam menunda atau bahkan membalikkan banyak penyakit otak dan penurunan fungsi otak yang berkaitan dengan usia.
Penyakit jantung adalah nomor satu penyebab kematian di dunia. Riset menunjukkan bahwa kurkumin dapat membantu melindungi terhadap banyak langkah dalam proses penyakit jantung.
Beberapa penelitian lain juga menunjukkan bahwa kurkumin dapat menyebabkan perbaikan kesehatan jantung. Selain itu, kurkumin dapat membantu mengurangi peradangan dan oksidasi yang dapat berperan dalam penyakit jantung.
Penelitian telah menunjukkan bahwa hal itu dapat, berkontribusi terhadap kematian sel kanker, mengurangi angiogenesis (pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor) dan mengurangi metastasis (penyebaran kanker).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
