Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Maret 2024 | 23.18 WIB

Salah Satunya Kekurangan Vitamin B12, Berikut 7 Hal yang Membuat Rambut Anda Putih di Usia Muda

Ilustrasi rambut putih di usia muda. (freepik) - Image

Ilustrasi rambut putih di usia muda. (freepik)

JawaPos.com - Rambut putih di usia muda sering kali menjadi masalah yang mempengaruhi kepercayaan diri seseorang.

Rambut putih biasanya terjadi karena kurangnya melanin, pigmen yang memberi warna pada rambut, atau karena adanya faktor genetik, stres, atau kondisi kesehatan tertentu.

Ketika seseorang mengalami rambut putih di usia muda, ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan memengaruhi kepercayaan diri mereka, terutama dalam situasi sosial atau profesional.

Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab di balik rambut putih di usia muda agar dapat mengatasi masalah tersebut dengan lebih baik.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan warna rambut ini, seseorang dapat mengambil langkah-langkah untuk mengelola atau bahkan mencegah munculnya rambut putih di usia muda.

Dilansir dari PharmEasy pada Rabu (13/3), berikut merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan rambut Anda putih di usia muda.

1. Genetik

Faktor genetik dapat memengaruhi kemungkinan seseorang memiliki rambut putih atau rambut yang menua secara dini. Jika orang tua atau kakek nenek Anda memiliki riwayat rambut putih yang muncul pada usia yang relatif muda, kemungkinan besar gen-gen yang sama yang mempengaruhi rambut mereka juga akan memengaruhi rambut Anda.

Proses ini terjadi karena gen-gen tertentu mempengaruhi aktivitas sel-sel pigmen di kulit kepala, yang bertanggung jawab untuk memberikan warna pada rambut.

Jika gen-gen ini menyebabkan sel-sel pigmen berhenti atau berkurang dalam produksi pigmen, maka rambut akan mulai menua dan memutih lebih awal dari yang diharapkan.

Dengan demikian, faktor genetik dapat menjadi salah satu faktor penentu utama dalam penentuan kapan seseorang akan mengalami rambut yang menua.

2. Stres

Stres dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan rambut seseorang. Ketika seseorang mengalami stres, tubuh mereka dapat menghasilkan hormon stres yang berlebihan, seperti hormon kortisol.

Hormon stres ini dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh, termasuk aktivitas sel-sel pigmen di kulit kepala yang bertanggung jawab untuk memberi warna pada rambut.

Peningkatan kadar hormon stres dapat mengganggu produksi pigmen oleh sel-sel pigmen, yang akhirnya dapat menyebabkan rambut menjadi putih secara lebih cepat dari biasanya.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore