
Kentang adalah bahan makanan yang serbaguna dan mudah diolah menjadi berbagai macam masakan. (sumber: pexels/Karolina Grabowska)
JawaPos.com – Nasi merupakan makanan yang sehat, terjangkau sehingga menjadi salah satu pola makan masyarakat dari seluruh penjuru dunia.
Nasi merupakan sumber karbohidrat yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh, meningkatkan tingkat energi, menyuplai bahan bakar untuk olahraga, dan membantu orang merasa puas dan kenyang.
Namun, ada beberapa masyarakat yang mungkin ingin mengganti nasi dengan pilihan lain. Hal ini mungkin disebabkan karena mereka memiliki alergi, mengurangi konsumsi karbohidrat, berusaha mengonsumsi lebih sedikit kalori
Dilansir melalui laman Medical News Today, berikut 12 pilihan makanan yang mungkin bisa menjadi pengganti nasi.
Barley dapat dibeli berupa biji utuh, berbutir, flakes, atau tepung. Biji-bijian ini memiliki banyak manfaat kesehatan dan merupakan pilihan yang cocok bagi mereka yang ingin meningkatkan serat makanan dalam pola makan mereka.
Barley juga mengandung antioksidan yang disebut lignan, yang membantu melindungi sel-sel dari kerusakan. Selain itu, barley juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga keseimbangan glukosa darah dan insulin.
Setiap 100 gram barley utuh mengandung 354 kalori, lebih dari 10 gram protein, 77 gram karbohidrat, dan 14,6 gram serat total. Barley memiliki jumlah kalori yang sebanding dengan nasi putih, namun memiliki kandungan serat dan protein yang jauh lebih tinggi.
Selain itu, barley mengandung lebih dari 30 nutrisi, termasuk fitosterol, tocols, beta-glukan, dan mineral, yang dapat membantu melawan penyakit kronis seperti kanker dan asam urat.
Quinoa merupakan sebuah biji yang menjadi makanan pokok di Amerika Selatan selama ribuan tahun. Biji ini sering digunakan sebagai pengganti nasi karena mengandung sembilan asam amino esensial, menjadikannya protein lengkap.
Quinoa juga dapat memberikan kesehatan pada jantung dan memiliki efek hipoglikemik, yang membantu menurunkan kadar gula darah.
Setiap porsi quinoa kering sebanyak 100 gram mengandung 364 kalori, lebih dari 11 gram protein, 68 gram karbohidrat, dan 4,5 gram serat total. Quinoa juga kaya magnesium, mineral yang membantu tubuh membuat protein, tulang, DNA, dan tembaga yang diperlukan untuk menghasilkan sel darah merah dan energi.
Beras kembang kol dibuat dengan menghancurkan kembang kol mentah baik dengan tangan atau menggunakan penggiling makanan hingga teksturnya menyerupai nasi.
Makanan ini bisa menjadi alternatif rendah kalori yang tidak memiliki rasa kuat dan karena itu cocok digunakan sebagai pengganti nasi. Hal ini juga cocok untuk mereka yang mengikuti diet keto atau orang dengan intoleransi gluten.
Satu porsi kembang kol sebanyak 100 gram mengandung 24 kalori, lebih dari 2 gram protein, hampir 5 gram karbohidrat, dan 2,4 gram serat total.
Seperti kembang kol, kembang brokoli merupakan alternatif pengganti nasi yang sesuai bagi mereka yang mengikuti diet rendah karbohidrat atau rendah kalori.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
