Ilustrasi - serangan jantung ringan. (Antara/Freepik)
JawaPos.com–Fenomena kehilangan nyawa saat tidur atau dikenal dengan istilah kematian nokturnal, sering dikaitkan dengan serangan jantung mendadak dan hilangnya fungsi jantung secara progresif.
Berdasar studi pada 2021 di Heart Rhythms, serangan jantung mendadak adalah salah satu penyebab kematian nokturnal paling umum. Yakni sekitar 22 persen terjadi antara pukul 22.00 dan 06.00 WIB.
Serangan jantung yang terjadi saat seseorang sedang tidur diketahui lebih berbahaya daripada serangan yang terjadi saat seseorang terbangun dan sadar.
Baca Juga: Perhimpunan Dokter Berharap Fitofarmaka Masuk JKN Agar Bisa Diresepkan untuk Pasien BPJS Kesehatan
Dikutip dari VerryWellHealth, ada beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan serangan jantung mendadak, di antaranya aritmia, gagal jantung kongestif, dan stroke. Penyakit-penyakit tersebut lebih mudah mengakibatkan kematian saat tidur dan menimbulkan serangan jantung karena beberapa alasan, yakni:
• Keterlambatan tindakan medis.
• Pada malam hingga pagi hari, metabolisme dan tekanan darah akan melambat karena seseorang mengistirahatkan tubuh. Hal itu dapat membuat berkurangnya aliran darah ke tubuh.
• Insomnia dan waktu tidur yang kurang.
• Sleep apnea atau henti pernapasan saat tidur.
Untuk dapat tetap tidur dengan nyenyak dan jantung terlindungi, perhatikan tips yang dikutip dari www.hokinsmedicine.org.
• Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.
• Jauhkan barang elektronik dari kamar, karena dapat membuat Anda kesulitan untuk tidur (insomnia).
• Kurangi makanan dan minum beralkohol, cepat saji, berlemak, dan lainnya, yang dapat memicu penyakit jantung

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
