Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 November 2023 | 14.36 WIB

Orang Tua Diminta Waspada, Dokter Spesialis: Diabetes Tipe 1 pada Anak Bisa Dikenali dari Tanda-tanda Ini

Ilustrasi cek kadar gula darah. Sumber: xb100/freepik.com - Image

Ilustrasi cek kadar gula darah. Sumber: xb100/freepik.com

JawaPos.com - Dokter Spesialis Anak Ghaisani Fadiana, Sp.A (K) mengimbau kepada orang tua agar lebih waspada terhadap kemungkinan diabetes tipe 1 pada sang buah hati. 

Dikutip dari Antara, Selasa (21/11), dr Ghaisani menyampaikan yang bisa dikenali dari tanda-tanda berikut, yakni sering mengompol dan cepat lapar.

“Kalau misalnya anak-anak sudah melalui toilet training (latihan buang air), kemudian ada kejadian mengompol lagi yang cukup sering, itu harus diwaspadai,” kata dokter spesialis anak divisi endokrinologi Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo di Jakarta tersebut. 

Dalam sebuah diskusi daring, Ghaisani menekankan kepada orang tua pentingnya melakukan pemantauan jika anak sering mengompol.

Selain itu, dia menyarankan untuk memerhatikan gejala-gejala lain yang dapat mengindikasikan adanya diabetes, seperti tingginya frekuensi buang air kecil, rasa haus yang berlebihan, cepat lapar, penurunan berat badan, kelelahan, dan infeksi berulang.

“Kalau misalnya ada gejalanya, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Ghaisani.

Dia mengatakan, anak yang mengalami gejala-gejala tersebut sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk memastikan kemungkinan adanya diabetes tipe 1. Pemeriksaan gula darah akan dilakukan oleh dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Baca Juga: Waspada Konsumsi Jamu dan Obat Herbal Mengandung Steroid Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

“Itu untuk diabetes melitus tipe 1,” kata Ghaisani.

Dia juga menyoroti kurangnya kesadaran masyarakat terkait kemungkinan anak-anak terkena diabetes.

Terdapat anggapan bahwa diabetes umumnya hanya menyerang pada usia lanjut, sehingga kurangnya kewaspadaan dapat mengakibatkan keterlambatan dalam penanganan diabetes tipe 1 pada anak.

“DM tipe 1 paling banyak diketahui ketika sudah kondisi lanjut, jadi, kondisi yang berat,” kata Ghaisani.

Ghaisani mengungkapkan kondisi berat yang dialami anak-anak seringkali mendapat keluhan sesak napas, penurunan kesadaran, nyeri perut, bahkan hingga kejang.

Hal-hal tersebut, kata dia, terjadi karena anak-anak diabetes melitus tipe 1 diketahuinya sudah dalam kondisi berat.

Diabetes melitus tipe 1 diakibatkan oleh kerusakan atau kegagalan organ pankreas sehingga tidak bisa menghasilkan insulin.

Dia menandaskan pentingnya meningkatkan tingkat kewaspadaan melalui pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.

Dengan begitu, kondisi diabetes tipe 1 dapat terdeteksi lebih dini, sehingga penanganan dapat dilakukan sejak dini untuk menghindari kondisi berat yang dapat membahayakan anak.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore