Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 November 2023 | 00.37 WIB

Jangan Khawatir, Bau Badan Setelah Melahirkan Itu Normal! Perubahan Hormon Jadi Penyebabnya

Ilustrasi ibu yang sedang menggendong anak setelah melahirkan. / Sumber: clevelandclinic.org

JawaPos.com – Pernahkah merasa aroma tubuh menjadi lebih menyengat setelah melahirkan?

Peningkatan intensitas bau badan pasca persalinan sebenarnya adalah suatu hal yang normal dan tidak perlu menjadi kekhawatiran asalkan ibu dalam keadaan sehat.

Dikutip dari Cleveland Clinic pada Senin (13/11), bau badan dapat dipicu oleh perubahan hormonal dalam tubuh. Perubahan hormon estrogen dan progesteron terjadi dengan cepat, disertai dengan peningkatan prolaktin untuk produksi ASI.

Perubahan hormonal inilah yang mendukung produksi ASI, sehingga secara tidak langsung dapat memengaruhi gairah seksual, mood, suasana hati, bahkan bau badan.

Perubahan aroma ini terjadi untuk membantu bayi yang baru lahir karena mereka belum dapat membuka mata, sehingga hal ini membantu mengarahkan tindakan untuk menyusui.

Ibu juga mungkin akan mengalami peningkatan keringat karena tubuh kehilangan banyak cairan setelah proses melahirkan.

Keringat menjadi salah satu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan kelebihan cairan.

Selama kehamilan, volume darah meningkat hingga 160 persen untuk mendukung plasenta dan sirkulasi bayi.

Sehingga setelah melahirkan, volume ini perlu kembali ke kondisi normal, dan salah satu caranya adalah melalui pelepasan cairan melalui keringat.

Selain itu, bau tubuh juga dapat dipengaruhi oleh keputihan, pendarahan, dan segala jenis cairan tubuh pasca persalinan.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore