Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 18.24 WIB

Bukan Sekadar Pujian, Ini 7 Cara Orang Tua Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak

ilustrasi orang tua dan anak. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Kepercayaan diri menjadi salah satu bekal penting yang perlu dimiliki anak sejak usia dini. Sikap ini membantu mereka mengenali kemampuan diri, berani mengambil keputusan, serta menghadapi berbagai tantangan tanpa mudah merasa rendah diri.

Anak yang memiliki rasa percaya diri cenderung lebih berani mencoba hal baru, mengembangkan potensinya, dan belajar dari pengalaman. Karena itu, pembentukan karakter tersebut perlu mendapat perhatian dari orang tua melalui pola asuh yang positif dan konsisten.

Peran orang tua tidak hanya sebatas memberikan nasihat, tetapi juga menciptakan lingkungan yang membuat anak merasa dihargai, didukung, dan dipercaya. Kebiasaan sederhana yang diterapkan setiap hari dapat membantu anak membangun keyakinan terhadap dirinya sendiri.

Dilansir dari English Jagran, terdapat tujuh kebiasaan yang dapat diterapkan orang tua untuk membantu menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak dini. Berikut penjelasannya.

1. Beri Ruang bagi Anak untuk Bertanya

Rasa ingin tahu merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak. Orang tua sebaiknya memberikan kesempatan kepada anak untuk mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat tanpa merasa takut disalahkan.

Tanggapi pertanyaan mereka dengan sabar dan penuh perhatian. Sikap tersebut dapat mendorong anak untuk lebih berani mengungkapkan pikiran sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan mencari solusi.

2. Hargai Proses, Bukan Hanya Prestasi

Memberikan apresiasi kepada anak tidak harus selalu didasarkan pada nilai tinggi atau keberhasilan yang mereka raih. Usaha, kedisiplinan, dan kegigihan dalam menyelesaikan sesuatu juga patut mendapatkan penghargaan.

Dengan begitu, anak akan memahami bahwa proses belajar sama pentingnya dengan hasil akhir. Ketika mengalami kegagalan, mereka pun tidak mudah kehilangan kepercayaan diri karena menyadari bahwa setiap usaha merupakan bagian dari perkembangan diri.

3. Tunjukkan Sikap Percaya Diri dalam Kehidupan Sehari-hari

Orang tua menjadi salah satu contoh utama yang ditiru anak. Cara berbicara, bersikap, dan mengambil keputusan dapat memengaruhi bagaimana anak memandang dirinya sendiri.

Karena itu, orang tua perlu menunjukkan sikap tenang ketika menghadapi persoalan, berani menyampaikan pendapat, dan tidak mudah menyerah saat menemui kesulitan. Melalui contoh nyata tersebut, anak dapat belajar menerapkan kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari.

4. Libatkan Anak dalam Tanggung Jawab Sederhana

Memberikan tanggung jawab sesuai usia dapat membantu anak mengenali kemampuan dirinya. Orang tua bisa memulainya dengan meminta anak merapikan mainan, menyiapkan perlengkapan sekolah, atau membantu pekerjaan rumah yang ringan.

Ketika berhasil menyelesaikan tugas, anak akan merasakan bahwa dirinya mampu melakukan sesuatu secara mandiri. Kepercayaan yang diberikan orang tua juga membuat anak merasa dihargai dan memiliki peran penting dalam keluarga.

5. Biasakan Anak Menggunakan Kata-kata Positif kepada Diri Sendiri

Pikiran negatif dapat membuat anak ragu mencoba sesuatu sebelum benar-benar melakukannya. Oleh sebab itu, orang tua perlu membantu anak membangun kebiasaan berbicara positif kepada diri sendiri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore