
seseorang yang menerima kekurangan orang tua./Magnific/Lifestylememory
JawaPos.com - Tidak semua orang tumbuh dengan sosok orang tua yang sesuai dengan harapannya.
Ada orang tua yang terlalu keras. Ada yang sulit meminta maaf. Ada yang jarang menunjukkan kasih sayang. Ada pula yang terlalu mengatur, mudah mengkritik, sulit memahami perasaan anak, atau memiliki kebiasaan tertentu yang membuat hubungan terasa melelahkan.
Semakin dewasa, kita sering mulai melihat orang tua bukan lagi sebagai sosok yang serba tahu dan selalu benar, melainkan sebagai manusia biasa yang juga memiliki luka, keterbatasan, kesalahan, dan ketakutannya sendiri.
Kesadaran tersebut terkadang membawa perasaan yang rumit.
Di satu sisi, kita menyayangi mereka. Namun di sisi lain, ada bagian dari diri kita yang masih terluka oleh perkataan, perlakuan, atau keputusan mereka di masa lalu.
Akibatnya, menerima kekurangan orang tua bisa menjadi sesuatu yang tidak mudah.
Namun, menerima bukan berarti membenarkan semua perilaku orang tua. Menerima juga bukan berarti harus melupakan luka, menekan emosi, atau membiarkan diri terus diperlakukan dengan buruk.
Dalam perspektif psikologi, proses yang lebih sehat adalah belajar melihat orang tua secara lebih realistis: mereka memiliki kelebihan dan kekurangan, pernah melakukan hal yang baik maupun keliru, dan pada saat yang sama kita tetap memiliki hak untuk menjaga batasan diri.
Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (1/10), jika kamu sedang berada dalam posisi tersebut, enam cara berikut bisa membantu.
1. Berhenti Menuntut Orang Tua Menjadi Sosok yang Ideal
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022