Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2026 | 17.17 WIB

8 Ciri Psikologi Anak yang Dibesarkan Orang Tua Suka Ikut Campur dan Bergosip

Ciri psikologi anak yang dibesarkan orang tua suka ikut campur dan bergosip / foto : Magnific/ magnific - Image

Ciri psikologi anak yang dibesarkan orang tua suka ikut campur dan bergosip / foto : Magnific/ magnific

JawaPos.com - Anak yang dibesarkan orang tua suka ikut campur tercermin dari berbagai karakter yang terbawa hingga dewasa.

Perhatian orang tua terhadap anak memang penting, namun keterlibatan berlebihan justru dapat menimbulkan masalah tersendiri.

Anak yang tumbuh menyaksikan orang tuanya sering ikut campur urusan orang lain cenderung membentuk sikap tertentu.

Dilansir dari laman YourTango pada Rabu (30/9), berikut delapan ciri psikologi anak yang dibesarkan orang tua suka ikut campur dan bergosip hingga mereka dewasa.

1. Mudah curiga terhadap orang di sekitarnya

Anak yang tumbuh dengan orang tua suka ikut campur sering kesulitan mempercayai orang di sekitarnya.

Mereka merasa terpaksa membagikan rahasia terdalam kepada orang tua sejak usia yang masih sangat muda.

Kondisi ini menciptakan siklus ketidakpercayaan, terutama ketika berhadapan dengan orang baru dalam hidupnya.

Rasa tidak aman di masa kecil ini sering berlanjut menjadi masalah kepercayaan hingga dewasa.

2. Cenderung menyimpan segalanya sendiri

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore