
seseorang yang percaya pada mitos tentang pensiun./Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Pensiun sering kali dibayangkan sebagai masa ketika seseorang akhirnya terbebas dari rutinitas pekerjaan. Waktu yang sebelumnya dihabiskan untuk bekerja dianggap bisa digunakan untuk beristirahat, berkumpul dengan keluarga, atau melakukan berbagai aktivitas yang selama ini tertunda.
Namun, masa pensiun tidak selalu berjalan sesuai dengan ekspektasi. Perubahan rutinitas, berkurangnya interaksi sosial, hingga hilangnya peran profesional dapat menghadirkan tantangan baru yang sebelumnya tidak terpikirkan.
Sejumlah pandangan mengenai pensiun juga dapat membentuk ekspektasi yang kurang realistis. Jika tidak dipersiapkan dengan baik, perbedaan antara harapan dan kenyataan tersebut berpotensi memengaruhi kepuasan hidup, hubungan sosial, serta kondisi psikologis seseorang.
Dilansir dari Geediting, ada enam mitos mengenai pensiun yang cukup sering dipercaya dan dapat membuat seseorang memiliki ekspektasi kurang tepat terhadap fase kehidupan tersebut.
Berhenti bekerja memang dapat memberikan rasa lega setelah bertahun-tahun menjalani rutinitas. Akan tetapi, perasaan positif tersebut tidak selalu bertahan selamanya.
Dalam psikologi dikenal istilah hedonic adaptation, yaitu kecenderungan seseorang untuk kembali menyesuaikan diri secara emosional setelah mengalami perubahan positif dalam hidup.
Karena itu, rasa bahagia setelah memasuki masa pensiun bisa berkurang ketika kehidupan mulai kembali terasa biasa. Tanpa aktivitas yang memberikan tujuan, seseorang dapat mengalami kebosanan atau merasa kehilangan arah.
Membangun rutinitas baru, mempertahankan hubungan sosial, serta menjalani hobi yang memberikan kepuasan dapat membantu menciptakan kehidupan pensiun yang lebih bermakna.
Kondisi finansial memang merupakan bagian penting dari persiapan pensiun. Namun, kehidupan setelah berhenti bekerja tidak hanya berkaitan dengan jumlah uang yang tersedia.
Seseorang juga membutuhkan aktivitas, hubungan sosial, dan tujuan yang membuat kehidupannya tetap terasa berarti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022