Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2026 | 03.48 WIB

6 Alasan Mengapa Seseorang Terus Kembali kepada Pasangan yang Memperlakukannya dengan Sangat Buruk

seseorang yang diperlakukan buruk oleh pasangannya./Magnific/ARTcreator_98 - Image

seseorang yang diperlakukan buruk oleh pasangannya./Magnific/ARTcreator_98

JawaPos.com - Mengapa seseorang bisa terus kembali kepada pasangan yang berulang kali menyakitinya?

Pertanyaan ini sering muncul ketika kita melihat seseorang bertahan dalam hubungan yang dari luar tampak jelas tidak sehat. Pasangannya mungkin sering merendahkan, mengabaikan, berbohong, mengontrol, memanipulasi, atau bahkan melakukan kekerasan. Namun setelah berpisah, orang tersebut justru kembali lagi.

Bagi orang yang melihat dari luar, situasinya mungkin tampak sederhana: "Kalau sudah diperlakukan buruk, kenapa tidak pergi saja?"

Namun psikologi menunjukkan bahwa keputusan untuk meninggalkan hubungan yang menyakitkan tidak selalu sesederhana itu. Hubungan manusia melibatkan keterikatan emosional, kebutuhan akan penerimaan, harapan, kebiasaan, ingatan, rasa takut, serta berbagai mekanisme psikologis yang dapat membuat seseorang tetap terikat meskipun hubungan tersebut memberikan banyak penderitaan.

Hal yang juga penting dipahami: kembali kepada pasangan yang menyakiti seseorang tidak otomatis berarti orang tersebut lemah, bodoh, atau tidak menghargai dirinya sendiri. Ada proses psikologis yang kompleks di baliknya.

Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (22/9), terdapat enam alasan yang dapat membantu menjelaskan fenomena tersebut.

1. Ikatan emosional membuat hubungan sulit dilepaskan

Salah satu alasan paling mendasar adalah adanya attachment atau keterikatan emosional.

Ketika seseorang sudah menghabiskan banyak waktu bersama pasangan, berbagi pengalaman, membangun rutinitas, menghadapi masalah bersama, dan memiliki kenangan tertentu, hubungan tersebut tidak hanya menjadi "status hubungan". Hubungan itu menjadi bagian dari kehidupan psikologis seseorang.

Karena itu, mengakhiri hubungan bukan hanya berarti kehilangan pasangan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore