Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 September 2026 | 18.57 WIB

Bukan Karena Kurang Beruntung, 7 Sikap Ini Bisa Membuat Hidup Seseorang Stagnan

ilustrasi orang yang tidak maju dalam hidup. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Setiap orang tentu ingin kehidupannya berkembang menjadi lebih baik. Namun, perjalanan menuju perubahan tidak selalu mudah. Ada kalanya seseorang justru tanpa sadar mempertahankan pola pikir atau kebiasaan yang membuat dirinya terus berada di titik yang sama.

Kondisi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti ketakutan menghadapi hal baru, terlalu keras terhadap diri sendiri, hingga kesulitan melepaskan pengalaman buruk di masa lalu.

Dilansir dari Geediting, terdapat sejumlah karakter dan pola perilaku yang dapat membuat seseorang lebih sulit berkembang apabila terus dipertahankan.

Berikut tujuh di antaranya:

1. Selalu takut menghadapi perubahan

Perubahan merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Meski begitu, tidak semua orang mampu menerimanya dengan mudah.

Sebagian orang merasa lebih aman bertahan pada situasi yang sudah dikenal meskipun sebenarnya tidak lagi membuat mereka bahagia atau berkembang. Ketidakpastian yang muncul dari perubahan dianggap lebih menakutkan daripada kondisi lama.

Padahal, berani menghadapi perubahan dapat membantu seseorang belajar beradaptasi, memperoleh pengalaman baru, sekaligus menemukan kemampuan yang sebelumnya belum disadari.

2. Jarang mengevaluasi diri

Meluangkan waktu untuk melihat kembali keputusan dan perilaku yang pernah dilakukan dapat membantu seseorang memahami dirinya sendiri.

Tanpa evaluasi, seseorang bisa saja terus mengulangi kesalahan dan pola yang sama tanpa menyadari penyebabnya. Akibatnya, berbagai persoalan yang seharusnya dapat diperbaiki justru kembali muncul.

Refleksi diri tidak berarti terus menyalahkan diri sendiri. Sebaliknya, hal tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memahami apa yang perlu dipertahankan dan apa yang harus diperbaiki.

3. Terlalu mengejar kesempurnaan

Keinginan menghasilkan sesuatu yang terbaik sebenarnya bukan hal buruk. Namun, masalah dapat muncul ketika seseorang menetapkan standar yang terlalu tinggi dan merasa segala sesuatu harus sempurna.

Orang dengan kecenderungan perfeksionis bisa terlalu fokus pada kekurangan dibandingkan pencapaian yang sudah diraih. Kesalahan kecil pun dapat dianggap sebagai kegagalan besar.

Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut berpotensi membuat seseorang takut mengambil langkah karena khawatir hasilnya tidak sesuai harapan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore