Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 September 2026 | 00.31 WIB

Tak Selalu Terlihat, 10 Tanda Pria Mulai Lelah Secara Mental dan Emosional

Tanda pria terkuras emosional dan tak lagi menikmati hidup kata Psikologi. (Freepik/ freepik) - Image

Tanda pria terkuras emosional dan tak lagi menikmati hidup kata Psikologi. (Freepik/ freepik)

JawaPos.com – Kelelahan emosional tidak selalu terlihat jelas. Seseorang mungkin masih menjalani pekerjaan, berinteraksi dengan orang lain, dan menyelesaikan berbagai kewajiban seperti biasa. Namun, di balik rutinitas tersebut, bisa saja terdapat rasa lelah secara mental yang membuat hidup terasa semakin hambar.

Pada pria, kondisi ini terkadang muncul melalui perubahan perilaku yang cukup halus. Mereka bisa menjadi lebih pasif, mudah tersinggung, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga kehilangan ketertarikan terhadap aktivitas yang sebelumnya begitu disukai.

Tekanan pekerjaan, persoalan hubungan, masalah finansial, tuntutan keluarga, maupun stres berkepanjangan dapat menjadi beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kelelahan emosional. Karena itu, perubahan perilaku yang berlangsung terus-menerus sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai kemalasan atau sikap tidak peduli.

Dilansir dari Geediting.com, terdapat sejumlah perilaku yang dapat menjadi tanda seseorang sedang mengalami kelelahan emosional. Berikut 10 di antaranya.

1. Tidak Lagi Berinisiatif

Pria yang sebelumnya aktif mengajak bertemu, merencanakan kegiatan, atau memulai percakapan bisa berubah menjadi jauh lebih pasif.

Ia mungkin tidak lagi bersemangat membuat rencana atau mengambil langkah pertama dalam hubungan. Bukan selalu berarti rasa pedulinya hilang. Bisa jadi, energi mental yang dimilikinya sedang sangat terbatas sehingga aktivitas sederhana pun terasa melelahkan.

2. Menjalani Hari Sekadar untuk Menjalankan Rutinitas

Aktivitas sehari-hari tetap dilakukan, tetapi semuanya terasa monoton. Ia pergi bekerja, menyelesaikan pekerjaan rumah, makan, kemudian beristirahat tanpa benar-benar menikmati prosesnya.

Secara fisik ia mungkin berada di tempat yang sama seperti biasanya, tetapi pikirannya terasa jauh. Kehidupan seolah hanya berjalan berdasarkan kebiasaan tanpa adanya antusiasme.

3. Tidak Lagi Menikmati Hal yang Dulu Disukai

Salah satu perubahan yang cukup mencolok adalah berkurangnya rasa senang terhadap aktivitas yang sebelumnya mampu membuatnya tertawa atau bersemangat.

Hobi, tontonan favorit, olahraga, berkumpul dengan teman, atau kegiatan lain yang dahulu dinikmati kini terasa biasa saja. Ia mungkin tetap melakukannya sesekali, tetapi tidak lagi mendapatkan kepuasan yang sama.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore