
seseorang yang menganggap diri mereka sangat jujur./Magnific/Muaz Sikder
Jawapos.com - Kejujuran sering dianggap sebagai salah satu kualitas terbaik yang dimiliki seseorang. Orang yang jujur dipercaya lebih autentik, dapat diandalkan, dan tidak suka berpura-pura. Namun, ada perbedaan besar antara bersikap jujur dan menggunakan kejujuran sebagai alasan untuk bersikap kasar.
Tidak sedikit orang yang berkata, "Saya memang orangnya blak-blakan," atau "Saya cuma jujur kok." Kalimat tersebut terdengar sederhana, tetapi dalam praktiknya sering menjadi pembenaran untuk melontarkan komentar yang menyakitkan, merendahkan, atau tidak mempertimbangkan perasaan orang lain.
Dalam psikologi, komunikasi yang sehat bukan hanya tentang mengatakan kebenaran, tetapi juga bagaimana kebenaran itu disampaikan. Kejujuran yang dibarengi empati cenderung membangun hubungan. Sebaliknya, kejujuran tanpa kepedulian sering kali berubah menjadi kekasaran yang merusak kepercayaan.
Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (28/6), terdapat tujuh perilaku halus yang sering ditunjukkan oleh orang yang menganggap dirinya "terlalu jujur", padahal sebenarnya lebih mencerminkan sikap kasar.
1. Mengatakan Hal Menyakitkan Lalu Berlindung di Balik Kalimat "Saya Cuma Jujur"
Ini adalah perilaku yang paling mudah dikenali.
Setelah mengkritik penampilan, kemampuan, atau keputusan seseorang dengan cara yang tajam, mereka segera menambahkan kalimat seperti:
"Jangan baper."
"Aku cuma jujur."
"Kan lebih baik jujur daripada bohong."
Padahal, tujuan komunikasi bukan hanya menyampaikan fakta, tetapi juga memastikan pesan dapat diterima tanpa melukai secara tidak perlu.
Psikologi komunikasi menunjukkan bahwa orang dengan kecerdasan emosional tinggi mampu menyampaikan kritik secara langsung tanpa harus menjatuhkan harga diri lawan bicara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022