
Ilustrasi seseorang yang mulai mencintai hidup lagi (Magnific/Jcomp)
JawaPos.com - Ada masa-masa ketika hidup terasa hambar. Hari-hari berlalu begitu saja, dan hal-hal yang dulu membawa kebahagiaan kini tidak lagi memberikan semangat yang sama. Banyak orang mengira bahwa untuk kembali mencintai hidup, mereka membutuhkan perubahan besar seperti pekerjaan baru, lebih banyak uang, atau bahkan lingkungan yang berbeda.
Namun, psikologi menunjukkan bahwa sering kali masalahnya bukan terletak pada apa yang kurang dalam hidup kita, melainkan pada kebiasaan-kebiasaan yang tanpa sadar menguras energi, menghambat kebahagiaan, dan menjauhkan kita dari rasa syukur serta makna hidup.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (18/6), jika Anda ingin kembali menikmati hidup dan menemukan kebahagiaan yang lebih dalam, mungkin sudah saatnya mengucapkan selamat tinggal pada sembilan kebiasaan ini.
1. Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Banyak orang memperlakukan diri mereka sendiri dengan cara yang tidak akan pernah mereka lakukan kepada orang lain. Kesalahan kecil menjadi alasan untuk menyalahkan diri, sementara keberhasilan sering dianggap tidak cukup berarti.
Menurut psikologi, kritik diri yang berlebihan dapat meningkatkan stres, kecemasan, dan bahkan menurunkan rasa percaya diri. Sebaliknya, memiliki belas kasih terhadap diri sendiri (self-compassion) membantu seseorang lebih tangguh dalam menghadapi kegagalan dan lebih mudah bangkit dari kesulitan.
Bukan berarti Anda harus berhenti memperbaiki diri. Namun, belajar menerima bahwa tidak ada manusia yang sempurna dapat membuat hidup terasa lebih ringan dan menyenangkan.
2. Membandingkan Hidup dengan Orang Lain
Media sosial membuat kita melihat pencapaian, liburan, dan momen terbaik orang lain hampir setiap hari. Tanpa disadari, kita mulai mengukur nilai diri berdasarkan kehidupan mereka.
Padahal, yang terlihat hanyalah sebagian kecil dari kenyataan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022