
Eks penyerang Super Eagles Michael Eneramo meninggal dunia. (@TurkinformMedya/X)
JawaPos.com–Mantan penyerang timnas Nigeria Michael Eneramo meninggal dunia pada Jumat (24/4) setelah kolaps saat menjalani pertandingan persahabatan lokal di Ungwan Yelwa, Kaduna. Eneramo wafat pada usia 40 tahun.
Berdasar laporan yang beredar, Eneramo sempat bermain penuh sepanjang babak pertama. Namun, sekitar lima menit setelah babak kedua dimulai, Eneramo tiba-tiba kolaps di lapangan. Eneramo kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, tetapi dinyatakan meninggal dunia setibanya di sana.
Kabar wafatnya Eneramo telah dikonfirmasi Federasi Sepak Bola Nigeria pada hari yang sama. Sekretaris Jenderal NFF Mohammed Sanusi yang saat itu berada di Kairo, menyampaikan duka mendalam atas kepergian sang pemain.
Baca Juga:Casemiro Menggila di Manchester United, Harry Maguire: Dia Ancaman Besar di Premier League!
”Saya kehabisan kata-kata saat ini. Saya hanya bisa berdoa agar Tuhan memberikan tempat terbaik baginya dan memberikan kekuatan kepada keluarga serta seluruh keluarga besar sepak bola Nigeria untuk menghadapi kehilangan ini,” ujar Sanusi dikutip dari ESPN.
Lahir pada 26 November 1985 di Kaduna, Eneramo telah mencatatkan 10 penampilan bersama tim nasional Nigeria setelah menolak kesempatan untuk membela Tunisia di level internasional. Eneramo menjalani debut internasionalnya dalam laga persahabatan tanpa gol melawan Timnas Jamaika di London pada 11 Februari 2009.
Gol pertamanya untuk Nigeria tercipta dalam hasil imbang 1-1 melawan Timnas Republik Irlandia pada 29 Mei 2009. Sepanjang karir internasionalnya, Eneramo juga tampil dalam kemenangan 1-0 atas Timnas Prancis di Saint-Etienne serta kemenangan 3-0 melawan Timnas Kenya pada kualifikasi Piala Dunia 2010 di Abuja. Salah satu gol paling berkesan terjadi saat Nigeria bermain imbang 2-2 melawan Tunisia pada 6 September 2009.
Di level klub, Eneramo dikenal luas sebagai idola suporter Esperance Sportive de Tunis. Eneramo dijuluki Al Dababa atau The Tank oleh para pendukung klub tersebut. Pihak klub turut menyampaikan penghormatan melalui media sosial atas kepergian mantan pemainnya.
Selain itu, Eneramo juga sempat berkarir di Turki dengan membela sejumlah klub seperti Besiktas, Sivasspor, dan İstanbul Basaksehir. Kepergian Eneramo menambah daftar duka yang tengah menyelimuti sepak bola Nigeria sepanjang 2026.
Sebelumnya, mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Nigeria Ibrahim Galadima meninggal dunia pada 18 April di Kano pada usia 74 tahun. Selain itu, mantan pelatih Timnas Nigeria Adegboye Onigbinde juga wafat pada 9 Maret pada usia 88 tahun. Disusul gelandang legendaris Henry Nwosu, anggota skuad juara Africa Cup of Nations 1980 yang meninggal pada 14 Maret di usia 62 tahun.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
