
Ilustrasi orang-orang yang tetap fokus dalam percakapan, tidak tergoda mengecek ponsel. (Your Tango)
JawaPos.com — Interaksi sosial di era digital menghadapi tantangan baru yang tidak pernah dialami generasi sebelumnya: distraksi tanpa henti dari ponsel pintar.
Notifikasi pesan, media sosial, hingga email membuat banyak orang sulit mempertahankan fokus ketika sedang berbicara langsung dengan orang lain.
Dalam banyak situasi, kebiasaan mengecek ponsel di tengah percakapan sering kali menunjukkan perhatian yang terpecah dan rendahnya kesadaran terhadap momen yang sedang berlangsung.
Sebaliknya, ada sekelompok orang yang mampu mempertahankan fokus penuh saat berbincang. Mereka jarang, bahkan hampir tidak pernah, mengambil ponsel ketika sedang berbicara dengan teman, pasangan, atau rekan kerja.
Dalam psikologi, kemampuan untuk benar-benar hadir dalam percakapan sering dikaitkan dengan kondisi mental yang lebih stabil serta kesadaran diri yang kuat.
Dilansir dari Your Tango, Senin (9/3), sejumlah penelitian dan pandangan pakar psikologi menunjukkan bahwa orang yang tidak mengecek ponsel di tengah percakapan biasanya memiliki beberapa ciri kepribadian khas berikut ini:
1. Mampu Menenangkan Pikiran
Salah satu ciri utama orang yang tidak tergoda mengecek ponsel adalah kemampuan menenangkan pikiran. Mereka terbiasa mengurangi “kebisingan mental” sehingga lebih mudah fokus pada momen yang sedang berlangsung.
Ketika pikiran lebih tenang, seseorang dapat mendengarkan orang lain secara utuh—bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga emosi dan bahasa tubuh. Dalam kondisi ini, perhatian tidak mudah teralihkan oleh distraksi eksternal seperti notifikasi ponsel.
Banyak orang melatih kemampuan ini melalui berbagai cara, termasuk meditasi, aktivitas fisik, atau kegiatan kreatif seperti memasak dan menari yang dilakukan dengan kesadaran penuh.
2. Lebih Peka terhadap Sinyal Tubuh
Orang yang mampu hadir sepenuhnya dalam percakapan biasanya juga memiliki hubungan yang baik dengan tubuhnya sendiri. Mereka peka terhadap perubahan fisik seperti ketegangan otot, rasa lelah, atau stres.
Kesadaran terhadap kondisi tubuh membantu mereka mengenali kapan perlu beristirahat atau mengubah ritme aktivitas. Dengan demikian, perhatian mereka tidak mudah terpecah oleh dorongan impulsif untuk mencari distraksi.
Dalam psikologi, kemampuan memahami sinyal tubuh sering dikaitkan dengan keseimbangan emosional serta kemampuan mengelola stres secara sehat.
3. Fokus pada Satu Hal dalam Satu Waktu
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022