
seseorang yang tumbuh dewasa dengan merawat orang tua./ Freepik/LipikStockMedia
JawaPos.com - Tidak semua anak tumbuh dalam posisi hanya menerima perlindungan dan dukungan dari orang tua.
Sebagian justru mengalami apa yang dalam psikologi disebut sebagai parentification—situasi ketika anak mengambil peran sebagai pengasuh emosional bagi orang tuanya.
Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh psikiater keluarga seperti Ivan Boszormenyi-Nagy, yang menjelaskan bagaimana pembalikan peran dalam keluarga dapat memengaruhi perkembangan psikologis anak hingga dewasa.
Anak yang terbiasa menenangkan orang tua yang cemas, menjadi tempat curhat utama, atau merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan keluarga sering kali tumbuh menjadi pribadi yang tampak dewasa sebelum waktunya.
Namun di balik kedewasaan itu, ada pola perilaku tertentu yang terbentuk sebagai mekanisme bertahan hidup.
Menurut berbagai teori dalam psikologi perkembangan dan teori keterikatan dari John Bowlby, pengalaman masa kecil seperti ini meninggalkan jejak yang kuat pada cara seseorang membangun hubungan dan memandang diri sendiri di masa dewasa.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (14/2), terdapat 8 perilaku yang sering muncul pada orang yang tumbuh dengan merawat orang tua mereka secara emosional.
1. Terlalu Bertanggung Jawab atas Perasaan Orang Lain
Mereka terbiasa membaca suasana hati orang tua sejak kecil. Akibatnya, saat dewasa mereka sering merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan pasangan, teman, bahkan rekan kerja.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 17 Februari 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Jika seseorang di sekitarnya sedang sedih atau marah, mereka langsung merasa harus “memperbaiki” situasi tersebut. Bagi mereka, menjaga stabilitas emosional orang lain terasa seperti kewajiban, bukan pilihan.
2. Sulit Mengungkapkan Kebutuhan Pribadi
Karena sejak kecil kebutuhan emosional mereka sering terabaikan, mereka belajar untuk menekan perasaan sendiri. Mereka menjadi ahli dalam mendengarkan, tetapi tidak terbiasa didengarkan.
Saat dewasa, mereka mungkin kesulitan berkata:
“Aku lelah.”
“Aku butuh bantuan.”

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
