
seseorang yang hancur setelah pensiun./Freepik/coffeekai
JawaPos.com - Banyak pria terlihat kuat, stabil, dan “baik-baik saja” sepanjang hidup mereka.
Mereka bekerja keras, menjadi tulang punggung keluarga, memikul tanggung jawab sosial, dan jarang menunjukkan kelemahan emosional.
Dari luar, hidup mereka tampak rapi dan terkendali. Namun, tidak sedikit kasus di mana pria yang tampak sangat stabil justru mengalami kehancuran mental, emosional, bahkan fisik hanya dalam waktu satu hingga dua tahun setelah pensiun.
Menurut psikologi, pensiun bukan hanya perubahan status pekerjaan, tetapi perubahan identitas hidup.
Rutinitas hilang, peran sosial berubah, struktur waktu lenyap, dan makna diri sering kali ikut runtuh.
Masalahnya, kehancuran ini jarang terjadi secara tiba-tiba. Biasanya ada tanda-tanda peringatan yang muncul jauh sebelum masa pensiun—namun diabaikan.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (3/2), terdapat 9 tanda peringatan psikologis yang sering diabaikan pria sepanjang hidup mereka, yang kemudian menjadi akar kehancuran setelah pensiun.
1. Menggantungkan Identitas Diri Sepenuhnya pada Pekerjaan
Banyak pria membangun identitas hidupnya dari satu sumber utama: pekerjaan. Jabatan, posisi, status, dan peran profesional menjadi definisi diri.'
Kalimat seperti:
“Saya ini siapa kalau bukan karena pekerjaan saya?”
“Nilai saya ada di karier saya.”
menjadi pola pikir yang tidak disadari.
Dalam psikologi, ini disebut identity foreclosure — ketika identitas diri terlalu sempit dan hanya bergantung pada satu peran.
Saat pensiun datang dan peran itu hilang, terjadi kekosongan identitas yang ekstrem. Ini sering memicu depresi eksistensial, kehilangan makna hidup, dan perasaan tidak berguna.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022