
seseorang yang selalu menjelaskan secara berlebihan./ Freepik/yanalya
JawaPos.com - Pernahkah Anda menyadari kebiasaan diri sendiri yang terlalu sering menjelaskan?
Menjelaskan keputusan sederhana.
Menjelaskan perasaan meski tidak diminta. Menjelaskan niat baik agar tidak disalahpahami. Bahkan merasa tidak tenang sebelum orang lain benar-benar “mengerti”.
Banyak orang mengira kebiasaan ini hanyalah sifat cerewet atau perfeksionis. Namun menurut psikologi, kecenderungan menjelaskan secara berlebihan (overexplaining) sering kali bukan sekadar kebiasaan komunikasi — melainkan mekanisme bertahan hidup emosional yang terbentuk sejak masa kanak-kanak.
Tanpa disadari, pola ini bisa muncul dari pengalaman-pengalaman awal yang membentuk cara kita melihat diri sendiri, orang lain, dan rasa aman dalam hubungan.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (27/1), terdapat 8 pengalaman masa kecil yang sering dialami oleh orang dewasa yang kini selalu merasa perlu menjelaskan segalanya.
1. Anda Sering Tidak Dipercaya Saat Kecil
Jika saat kecil Anda sering diragukan, disalahkan, atau dianggap berbohong meski berkata jujur, otak Anda belajar satu hal penting:
“Aku harus menjelaskan lebih detail agar dipercaya.”
Anak yang tumbuh tanpa rasa dipercaya akan mengembangkan kebiasaan membela diri bahkan sebelum diserang. Di masa dewasa, ini muncul sebagai dorongan untuk menjelaskan setiap detail, konteks, dan alasan — meski tidak diminta.
Bukan karena Anda berbohong.
Melainkan karena Anda takut tidak dipercaya.
2. Emosi Anda Sering Diremehkan atau Dianggap Berlebihan
Kalimat seperti:
“Ah, lebay.”
“Nggak usah baper.”
“Itu kan sepele.”
Jika ini sering Anda dengar saat kecil, Anda belajar bahwa perasaan Anda tidak cukup valid. Maka Anda mulai menjelaskan emosi dengan panjang lebar, berharap orang lain mengerti dan tidak menghakimi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022