
seseorang yang berpura-pura mengirim pesan teks./Freepik/odua
JawaPos.com - Di era digital saat ini, ponsel bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga “tameng sosial”.
Di halte bus, kafe, ruang tunggu, lift, hingga acara keluarga, kita sering melihat orang yang tiba-tiba menunduk menatap layar ponsel, jari bergerak cepat seolah sedang membalas pesan penting. Padahal, tidak jarang mereka sebenarnya hanya berpura-pura mengetik.
Fenomena ini dalam psikologi sosial dikenal sebagai strategi penghindaran sosial pasif (passive social avoidance).
Tujuannya bukan untuk bersikap kasar, tetapi untuk melindungi diri dari interaksi yang dianggap tidak nyaman, melelahkan, atau tidak diinginkan, seperti obrolan ringan (small talk) dengan orang asing atau kenalan yang tidak terlalu dekat.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (29/1), menurut psikologi, orang yang sering berpura-pura mengirim pesan teks di tempat umum untuk menghindari obrolan ringan biasanya menunjukkan beberapa pola perilaku khas. Berikut adalah 9 perilaku yang paling umum:
1. Sensitivitas Tinggi terhadap Stimulus Sosial
Mereka cenderung cepat merasa lelah secara mental saat harus berinteraksi sosial, terutama dengan orang yang tidak dikenal dekat. Suara, keramaian, dan kehadiran banyak orang bisa terasa “menguras energi”.
Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan introversi atau sensory overload. Bukan berarti antisosial, tetapi otak mereka memproses stimulus sosial lebih intens sehingga membutuhkan “ruang aman”.
2. Kebutuhan Akan Kontrol atas Interaksi
Orang tipe ini ingin memilih kapan, dengan siapa, dan dalam konteks apa mereka berinteraksi. Small talk dianggap interaksi yang tidak terkontrol dan tidak produktif.
Dengan berpura-pura mengetik, mereka menciptakan batas psikologis: “Saya sedang sibuk,” tanpa harus mengucapkannya secara langsung.
3. Kecenderungan Menghindari Konflik Sosial
Alih-alih mengatakan “maaf, saya tidak ingin mengobrol”, mereka memilih cara yang lebih pasif. Ini menunjukkan gaya kepribadian avoidant coping, yaitu menghindari potensi ketegangan sosial dengan cara tidak konfrontatif.
Mereka tidak ingin menyakiti perasaan orang lain, tetapi juga tidak ingin terjebak dalam interaksi.
4. Kecanggungan Sosial Ringan (Social Awkwardness)
Bukan gangguan serius, tetapi ada rasa tidak nyaman dalam interaksi spontan.
Small talk sering terasa:

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
