
seseorang yang menerima penuaan tanpa kosmetik./Freepik/freepik
JawaPos.com - Dalam masyarakat modern, penuaan sering kali dianggap sebagai sesuatu yang harus "dilawan".
Iklan produk kecantikan, media sosial, dan industri kosmetik membentuk standar bahwa awet muda adalah simbol kesuksesan, kebahagiaan, dan daya tarik.
Tidak sedikit orang yang merasa tertekan untuk mempertahankan penampilan muda melalui berbagai prosedur kosmetik, mulai dari perawatan ringan hingga operasi estetika.
Namun, dari sudut pandang psikologi, ada kelompok orang yang justru memilih untuk menerima penuaan secara alami—tanpa prosedur kosmetik—dan tetap mampu hidup dengan rasa percaya diri yang kuat.
Mereka tidak menyangkal perubahan fisik, tetapi memaknainya sebagai bagian alami dari kehidupan manusia.
Penerimaan ini bukanlah bentuk menyerah, melainkan cerminan kematangan psikologis, kestabilan emosi, dan identitas diri yang sehat.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (29/), terdapat 10 ciri percaya diri yang biasanya dimiliki oleh orang-orang yang mampu menerima penuaan secara alami menurut perspektif psikologi.
1. Penerimaan Diri yang Tinggi (Self-Acceptance)
Mereka memiliki kemampuan menerima diri secara utuh, termasuk kelebihan dan kekurangan fisik. Keriput, rambut memutih, atau perubahan bentuk tubuh tidak dianggap sebagai “cacat”, melainkan sebagai bagian dari perjalanan hidup.
Secara psikologis, self-acceptance berkaitan erat dengan kesehatan mental. Individu yang menerima dirinya cenderung memiliki tingkat kecemasan lebih rendah, tidak mudah membandingkan diri dengan orang lain, dan lebih stabil secara emosional.
2. Identitas Diri yang Tidak Bergantung pada Penampilan
Orang-orang ini membangun identitas berdasarkan nilai, peran hidup, pengalaman, dan karakter, bukan semata-mata penampilan fisik. Harga diri mereka tidak runtuh hanya karena perubahan wajah atau tubuh.
Dalam psikologi kepribadian, ini menunjukkan konsep internal locus of self-worth, yaitu harga diri yang berasal dari dalam, bukan dari validasi eksternal.
3. Regulasi Emosi yang Matang
Mereka mampu mengelola emosi negatif seperti takut tua, cemas akan penolakan sosial, atau sedih karena perubahan fisik. Emosi tersebut tidak ditekan, tetapi diolah secara sehat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022