ilustrasi usia 60 tahun tapi lebih sehat dari orang yang usianya lebih muda (Geediting)
JawaPos.com - Banyak orang mengira kesehatan akan otomatis menurun setelah memasuki usia 60 tahun. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Ada sebagian orang yang tetap aktif, bugar, dan berenergi bahkan melebihi mereka yang usianya setengah lebih muda.
Dilansir dari laman Geediting, Minggu (21/12), rahasia kesehatan di usia lanjut bukan terletak pada suplemen mahal atau diet ekstrem, melainkan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun.
Jika Anda masih melakukan 12 hal berikut setelah usia 60, besar kemungkinan kondisi tubuh dan mental Anda jauh di atas rata-rata.
Berjalan kaki secara rutin adalah salah satu kebiasaan paling kuat untuk menjaga kesehatan jantung, sendi, dan pikiran. Aktivitas sederhana ini sering diremehkan, padahal justru menjadi fondasi kebugaran jangka panjang.
Belajar tidak berhenti karena usia. Mempelajari teknologi baru, hobi kreatif, atau keterampilan sederhana menjaga otak tetap aktif dan tajam. Orang yang terus belajar cenderung memiliki kesehatan kognitif lebih baik.
Hubungan sosial yang sehat berperan besar dalam kualitas hidup. Memiliki satu atau dua teman dekat untuk berbagi cerita dan saling mendukung terbukti lebih berpengaruh dibanding usia biologis semata.
Memasak di rumah memberi kontrol penuh atas asupan makanan. Kebiasaan ini tidak hanya berdampak pada nutrisi, tetapi juga membantu menjaga berat badan dan kesehatan metabolik.
Tidur 7–8 jam setiap malam membantu proses pemulihan tubuh. Di usia lanjut, tidur berkualitas menjadi indikator penting bahwa sistem tubuh masih bekerja dengan baik.
Stres tidak bisa dihindari, tetapi cara mengelolanya sangat menentukan kesehatan. Aktivitas seperti berjalan, berkebun, meditasi, atau berbincang dengan orang terdekat jauh lebih efektif daripada pelarian tidak sehat.
Minum air putih secara teratur membantu fungsi organ, menjaga sendi tetap fleksibel, dan mencegah kelelahan. Kebiasaan sederhana ini sering diabaikan, padahal dampaknya besar.
Menjaga berat badan secara alami melalui pola makan seimbang dan aktivitas rutin menunjukkan bahwa tubuh berada dalam kondisi adaptif yang baik, tanpa perlu cara instan.
Kelenturan tubuh berkaitan langsung dengan kemandirian di usia lanjut. Peregangan membantu mencegah cedera dan menjaga mobilitas untuk aktivitas sehari-hari.
Membaca buku melatih fokus, daya ingat, dan pemahaman mendalam. Aktivitas ini menjadi latihan mental yang penting untuk menjaga kesehatan otak.
Berada di alam terbuka—berkebun, berjalan di taman, atau menikmati sinar matahari—memberi efek terapeutik yang menenangkan tubuh dan pikiran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022