
Ilustrasi orang yang selalu ingkar janji tanpa rasa bersalah (freepik)
JawaPos.com - Ingkar janji bukan hanya soal lupa atau sibuk, tapi bisa mencerminkan sifat dan kepribadian seseorang yang sebenarnya.
Banyak orang yang pandai berkata lembut, mudah berjanji, dan terlihat penuh perhatian, namun di balik tutur katanya yang halus, justru menyimpan kenyataan yang pahit, yakni mengingkari janji tanpa rasa bersalah.
Mereka mungkin perkataannya terlihat tulus, tetapi sering kali tidak sadar bahwa perilaku itu perlahan merusak kepercayaan orang lain.
Dalam pandangan psikologi, kebiasaan seperti ini bukanlah hal sepele, melainkan tanda dari pola emosi dan kepribadian yang tidak seimbang.
Artikel ini akan mengulas beberapa sifat yang biasanya dimiliki oleh orang-orang yang tampak ramah dan manis, namun sering membuat kecewa karena ucapan mereka tidak pernah benar-benar sejalan dengan tindakan.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Selasa (4/11), berikut merupakan 7 sifat yang dimiliki oleh orang yang selalu ingkar janji tanpa rasa bersalah, menurut psikologi.
1. Sulit Mengakui Kesalahan Sendiri
Orang yang sering mengingkari janji biasanya sulit mengakui kesalahannya sendiri. Mereka cenderung mencari alasan dan menyalahkan keadaan atau orang lain setiap kali sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.
Misalnya, jika datang terlambat atau tidak menepati janji, mereka akan berkata “macet,” “lupa,” atau “lagi capek.” Padahal, kebiasaan seperti ini menunjukkan bahwa mereka belum bisa menerima tanggung jawab atas tindakannya.
Karena tidak mau mengakui kesalahan, mereka juga sulit berubah dan berkembang.
Seseorang yang tidak memiliki rasa tanggung jawab akan terus mengulangi kesalahan yang sama tanpa belajar dari pengalaman.
2. Terlalu Ingin Disukai Semua Orang
Orang yang sering mengingkari janji bukan karena mereka memiliki niat jahat, tetapi karena mereka terlalu ingin disukai orang lain.
Mereka tidak bisa menolak permintaan atau ajakan, meski sebenarnya sudah tahu tidak sanggup menepatinya. Akibatnya, mereka sering berkata “ya” hanya untuk membuat orang lain senang, tetapi akhirnya mengecewakan banyak pihak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022