
Seseorang yang jarang merasa kesepian di usia lanjut. (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Kesepian di usia lanjut sering kali dianggap hal yang tak terelakkan — seiring teman berkurang, anak sibuk dengan hidupnya, dan dunia terasa semakin cepat berubah.
Namun faktanya, tidak semua orang tua merasa kesepian.
Ada sebagian orang yang tetap hangat, penuh semangat, dan merasa “hidup” meski usia terus bertambah.
Psikologi modern menunjukkan bahwa rasa kesepian tidak hanya bergantung pada seberapa banyak orang di sekitar kita, tapi lebih pada bagaimana kita memelihara koneksi emosional, cara berpikir, dan kebiasaan kecil sehari-hari.
Menariknya, orang yang jarang kesepian di usia lanjut memiliki sejumlah kebiasaan halus — sering kali tidak disadari — yang membedakan mereka dari yang lain.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (28/10), terdapat delapan hal halus yang mereka lakukan secara berbeda, menurut pandangan psikologi.
1. Mereka Tidak Menunggu Dihubungi — Mereka yang Menghubungi Terlebih Dahulu
Menurut teori reciprocal connection, hubungan sosial yang sehat berawal dari inisiatif.
Orang yang tidak kesepian di usia lanjut tidak duduk menunggu telepon atau pesan dari teman lama.
Mereka yang lebih dulu mengirim kabar, menanyakan kabar cucu, atau sekadar berbagi cerita ringan.
Psikologi sosial menyebut ini sebagai “active belonging” — perasaan menjadi bagian dari lingkaran sosial karena kita aktif menumbuhkannya.
Mereka tahu bahwa koneksi tidak tumbuh dari keinginan, tapi dari tindakan kecil yang konsisten.
2. Mereka Tidak Menganggap Diri Sebagai Korban Waktu
Banyak orang menua sambil merasa dunia meninggalkannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022