
Ilustrasi seseorang yang mencoba mengubah dialek bicaranya sambil menghindari kontak mata, mencerminkan ketidaknyamanan akan asal-usul./Freepik
JawaPos.com - Setiap orang membawa cerita unik dari tempat asalnya, namun tidak semua orang merasa bangga untuk membaginya.
Beberapa individu cenderung merasa malu atau minder dengan latar belakang geografis maupun sosial mereka. Rasa malu ini sering kali muncul akibat adanya bias sosial atau stereotip tertentu.
Melansir dari Geediting.com Senin (20/10), perasaan tersebut biasanya diungkapkan melalui frasa-frasa yang terkesan meremehkan.
Ungkapan-ungkapan ini digunakan sebagai mekanisme pertahanan untuk menghindari sorotan pada akar mereka.
Mari kita cermati tujuh frasa yang sering digunakan untuk menutupi rasa malu ini.
1. "Saya bukan dari tempat yang istimewa"
Frasa klasik ini terkesan merendah, padahal secara halus menyiratkan rasa malu akan asal-usulnya. Orang yang mengatakannya sering mencoba mengalihkan perhatian dari kampung halaman mereka. Mereka merasa tempat asalnya tidak pantas untuk dibicarakan atau dipertimbangkan.
2. "Itu hanya kota kecil"
Ungkapan ini digunakan untuk mengecilkan signifikansi tempat tinggal mereka saat ini. Mereka mencoba mengurangi ekspektasi orang lain terhadap tempat asalnya. Seringkali, ini dilakukan untuk menghindari pembicaraan lebih lanjut.
3. "Tidak ada di peta"
Ini adalah frasa yang sering dipakai untuk meremehkan kota asal mereka. Hal ini menunjukkan tempat itu kecil atau tidak dikenal banyak orang. Ungkapan ini menjadi cara untuk menjaga jarak dari latar belakang mereka.
4. "Bukan tempat yang populer"
Ungkapan ini juga digunakan untuk mengelola ekspektasi tentang tempat mereka berasal. Biasanya, frasa ini diucapkan oleh mereka yang berasal dari lokasi kurang terkenal atau kurang glamor. Mereka berharap orang lain tidak terlalu menghiraukan tempat tersebut.
5. "Saya sering pindah-pindah"
Frasa ini sering digunakan untuk menutupi ketidaknyamanan tentang asal-usul, bukan sekadar riwayat tempat tinggal. Kadang, mereka mengatakannya karena malu berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. Ini adalah cara halus untuk tidak menyebutkan tempat tinggal tertentu.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
