Ilustrasi pencari perhatian (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Sebagai makhluk sosial, manusia tentu memiliki banyak sifat atau kepribadian dalam diri mereka. Sifat atau kepribadian inilah yang membentuk seseorang dan membedakan mereka satu dengan yang lain.
Dalam hidup, kamu tentu pernah melihat atau berpapasan dengan orang dengan berbagai kepribadian. Mulai dari yang pemarah, suka tersenyum, sampai yang begitu sensitif sekalipun bisa kamu temui dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu dari banyaknya sifat yang dimiliki oleh manusia adalah sifat pencari perhatian. Sebagai makhluk sosial, tentu alami dan normal apabila seseorang ingin perhatian orang lain.
Namun, hal ini bisa menjadi sesuatu yang buruk jika keinginan atas perhatian tersebut berlebihan. Dengan kata lain, seseorang ingin perhatian orang lain dalam tingkatan yang berlebihan dan juga melakukan usaha yang berlebihan.
Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah kamu memiliki sifat mencari perhatian atau tidak. Dipetik dari The Quieter dan Overcome With Us, berikut ini merupakan tujuh tanda bahwa kamu punya sifat mencari perhatian.
1. Bercerita Berlebihan
Tanda pertama bahwa kamu punya sifat pencari perhatian adalah bercerita berlebihan. Dalam segala situasi, kamu ingin mendominasi dengan menceritakan banyak hal tentang dirimu.
Meski tidak sedang dibahas, kamu bisa selalu mengangkat topik tentang diri sendiri, baik itu soal pencapaian bahkan sampai masalah hidup. Semua orang tampak tahu isi hidup kamu saking sering kamu bercerita pada mereka.
2. Reaksi Emosional Berlebihan
Tanda kedua bahwa kamu punya sifat pencari perhatian adalah kamu memiliki reaksi emosional atas segala sesuatu. Dalam menghadapi berbagai kabar, atau interaksi dengan orang lain, kamu selalu menampilkan reaksi yang berlebih.
Baik itu senang, bahagia, marah, sampai sedih, kamu lakukan dengan penuh drama dan emosi. Hal ini merupakan sesuatu yang bisa saja mengganggu dan juga menyebabkan kamu jadi sumber perhatian di antara teman-teman kamu.
3. Sering Menyela
Tanda ketiga bahwa kamu punya sifat pencari perhatian adalah kamu sering menyela. Dalam bersosialisasi, seseorang tentu perlu memerhatikan giliran bicara dan berbicara seperlunya demi menghargai lawan.
Namun, untuk orang yang ingin cari perhatian, mereka bisa sering menyela orang lain untuk membicarakan sesuatu. Lebih lanjut, mereka sering melakukan ini untuk membicarakan diri mereka dan menjaga pusat perhatian kelompok ada pada dirinya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
