Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 September 2025 | 23.54 WIB

Mengamati 8 Perilaku Bawah Sadar Orang yang Sulit Mempertahankan Persahabatan Stabil Jangka Panjang

Ilustrasi seorang individu yang mencoba keras untuk menarik perhatian dalam sebuah kelompok, namun secara emosional terlihat terisolasi./Freepik - Image

Ilustrasi seorang individu yang mencoba keras untuk menarik perhatian dalam sebuah kelompok, namun secara emosional terlihat terisolasi./Freepik

JawaPos.com - Membangun koneksi baru memang mudah, tetapi mempertahankan persahabatan stabil dalam jangka panjang adalah tantangan sesungguhnya.

Beberapa individu kerap kesulitan menjaga hubungan karena mereka memiliki pola perilaku yang tidak disadari. Perilaku ini sering kali berasal dari rasa ketidakamanan diri yang tersembunyi.

Melansir dari Geediting.com Selasa (30/9), ada delapan kebiasaan yang tanpa sadar dapat merusak ikatan persahabatan mereka.

Mengenali delapan kebiasaan ini adalah langkah pertama untuk memahami dinamika hubungan mereka. Kita perlu melihat bagaimana kebiasaan halus ini bisa merusak hubungan.

1. Kompensasi Berlebihan

Mereka sering berusaha menjadi pusat perhatian atau menjadi penghibur dalam setiap kelompok sosial. Hal ini adalah mekanisme alam bawah sadar untuk menutupi rasa kurang percaya diri yang mereka rasakan. Mereka menampilkan sebuah pertunjukan, alih-alih menjadi diri sendiri.

2. Ketakutan akan Komitmen

Orang dengan ketakutan ini cenderung menghindari ikatan emosional yang terlalu mendalam. Mereka mungkin menjaga jarak atau sering membatalkan janji secara tiba-tiba. Perilaku ini membuat hubungan tidak pernah berkembang menjadi koneksi yang benar-benar stabil.

3. Kurangnya Kesadaran Diri

Individu ini kerap tidak menyadari bahwa ucapan atau tindakannya telah menyakiti atau membuat orang lain tidak nyaman. Mereka mungkin merasa bersikap lugas, padahal terkesan agresif atau meremehkan. Kurangnya empati ini menyebabkan konflik dan kesalahpahaman.

4. Ketergantungan Tinggi pada Orang Lain

Mereka terlalu mengandalkan teman untuk mendapatkan validasi dan kepastian yang konstan dalam hidup. Ketergantungan berlebihan ini dapat memberikan tekanan yang berat pada sebuah hubungan. Kebutuhan satu orang yang mendominasi akan menyebabkan ketidakseimbangan pertemanan.

5. Kesulitan Mengekspresikan Emosi

Satu di antara perilaku yang terlihat adalah kecenderungan untuk memendam perasaan atau mengungkapkannya dengan cara yang tidak sehat. Mereka bisa tiba-tiba menjauh atau menolak membicarakan masalah saat sedang kesal. Komunikasi yang tidak terbuka akan menciptakan rasa sakit dan memicu kesalahpahaman.

6. Terlalu Setuju

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore