
Ilustrasi sebuah koper besar yang dibawa oleh seorang turis di tengah keramaian, mencerminkan kebiasaan berlebihan./Freepik
JawaPos.com - Bepergian memang menjadi kegiatan menyenangkan. Namun, terkadang kebiasaan liburan seseorang bisa memberi sinyal halus tentang latar belakangnya.
Hal ini terutama berlaku bagi orang dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
Melansir dari Geediting.com Senin (25/8), ada delapan hal yang sering mereka lakukan di luar negeri tanpa menyadari persepsi orang lain.
Perilaku-perilaku ini tidak salah, tetapi bisa membuat mereka terlihat kurang pengalaman di mata pelancong lain. Mari kita cermati delapan kebiasaan tersebut.
1. Memberi Uang Tip Berlebihan
Bagi mereka, memberi uang tip terlalu besar saat bepergian adalah hal yang normal. Ini bukan keputusan yang disengaja, melainkan respons naluriah di tempat yang asing. Memberi tip adalah hal yang sangat dipengaruhi budaya di setiap negara.
2. Membawa Banyak Barang
Membawa barang berlebihan adalah hal yang sering dilakukan para pelancong ini. Mereka membawa banyak pakaian dan barang untuk setiap kemungkinan skenario. Banyaknya barang bawaan ini dapat menciptakan kesan kurangnya rasa aman.
3. Tetap Berada di Area Turis
Satu di antara kebiasaan utama mereka adalah mengunjungi tempat-tempat wisata yang sudah sangat terkenal. Seolah naluriah, mereka cenderung mengikuti jalur yang sudah biasa dan direkomendasikan panduan. Padahal tempat itu sangat padat.
4. Berlebihan Saat Menawar
Kemampuan menawar harga adalah hal yang penting di negara sendiri, tetapi bisa jadi tidak sopan di luar negeri. Di luar negeri, menawar dengan agresif bisa dianggap tidak menghargai mata pencaharian orang lain. Ini dapat membuat mereka terlihat seperti pelit dan merendahkan.
5. Menghindari Makanan Lokal
Mereka cenderung memprioritaskan makanan yang dianggap "aman" atau menu murah di restoran cepat saji. Ini bisa jadi karena ingin berhemat, sehingga mereka menghindari pengalaman kuliner lokal. Kebiasaan ini membuat mereka kehilangan esensi dari perjalanan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
