Motivasi adalah energi psikologis yang menentukan konsistensi seseorang dalam mencapai tujuan
JawaPos.com – Hampir semua orang pernah merasakan kehilangan semangat. Entah itu ketika harus menyelesaikan tugas penting, berolahraga, atau bahkan sekadar bangun pagi.
Namun, menurut psikologi, motivasi bukan sekadar “rasa malas” atau “tidak niat”, melainkan respons kompleks antara otak, emosi, dan tujuan yang kita miliki.
Psikolog dari American Psychological Association (APA) menjelaskan bahwa motivasi muncul dari kombinasi dorongan internal (intrinsik) dan eksternal (ekstrinsik).
Intrinsik muncul dari kepuasan pribadi, misalnya keinginan berkembang, sedangkan ekstrinsik datang dari faktor luar seperti hadiah, pengakuan, atau tekanan sosial.
Mengapa Motivasi Sering Naik Turun?
Menurut Verywell Mind, otak manusia cenderung mencari kenyamanan dan menghindari rasa sakit. Itulah mengapa kita lebih suka menunda pekerjaan dibanding menghadapi tantangan. Fenomena ini dikenal dengan procrastination loop, di mana kepuasan jangka pendek terasa lebih menarik dibanding hasil jangka panjang.
Penelitian dalam National Center for Biotechnology Information juga menunjukkan bahwa kondisi psikologis seperti stres, kecemasan, hingga kurang tidur dapat menurunkan motivasi. Hal ini menjelaskan mengapa mengatur emosi dan kesehatan mental sangat penting dalam menjaga semangat.
Psikologi di Balik Motivasi Diri
Tujuan yang jelas. Studi Psychology Today (2022) menekankan bahwa motivasi meningkat saat seseorang memiliki tujuan yang spesifik dan terukur. Tujuan kabur justru membuat energi mental cepat habis.
Self-talk positif. Kata-kata yang kita ucapkan pada diri sendiri memengaruhi rasa percaya diri. Kalimat sederhana seperti “Saya bisa menyelesaikannya” terbukti meningkatkan fokus dan daya juang.
Imbalan kecil. Sistem otak merespons positif pada reward system. Memberi hadiah kecil setelah menyelesaikan target mampu meningkatkan konsistensi kebiasaan.
Mindset berkembang. Psikolog Carol Dweck memperkenalkan konsep growth mindset, yaitu keyakinan bahwa kemampuan bisa ditingkatkan melalui usaha. Pola pikir ini membuat individu lebih tangguh menghadapi kegagalan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022