Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 21.14 WIB

9 Perilaku Terselubung Pria yang Merasa Hidupnya Hampa Menurut Psikologi

Ilustrasi pria yang terlihat bahagia di luar tetapi begitu hampa di dalam. (Geediting.com) - Image

Ilustrasi pria yang terlihat bahagia di luar tetapi begitu hampa di dalam. (Geediting.com)

JawaPos.com - Merasa seolah tidak memiliki pencapaian apa pun dalam hidup bisa sangat membebani. Perasaan hampa ini bisa memengaruhi pria dalam berbagai cara. Seringkali, tanda-tandanya muncul dalam perilaku halus yang tak disadari.

Memahami sinyal-sinyal ini dapat membantu kita mengenali dan mendukung mereka yang mengalaminya. Melansir dari Geediting.com Rabu (23/7), ada sembilan perilaku terselubung yang mengindikasikan perasaan tersebut. Ini bukan tentang kelemahan, melainkan tentang pergulatan batin yang mendalam.

Berikut adalah sembilan perilaku terselubung pria yang merasa hidupnya hampa:

  1. Menarik Diri dari Sosial

Pria dengan perasaan ini seringkali mulai menarik diri dari lingkaran sosial mereka. Mereka cenderung menghindari perkumpulan atau acara. Hal ini dilakukan untuk menghindari perbandingan diri yang menyakitkan.

  • Menurunnya Motivasi dan Ambisi

  • Mereka kehilangan semangat untuk mengejar tujuan baru. Bahkan, tugas-tugas sehari-hari terasa berat untuk diselesaikan. Kurangnya ambisi adalah tanda peringatan penting.

  • Sering Mengkritik Diri Sendiri

  • Ada kecenderungan untuk berbicara negatif tentang diri sendiri secara terus-menerus. Mereka meremehkan pencapaian kecil yang sudah diraih. Perasaan tidak berharga seringkali mendominasi pikiran mereka.

  • Menjadi Sangat Sensitif Terhadap Kritik

  • Setiap kritik, bahkan yang konstruktif, bisa terasa seperti serangan pribadi. Mereka cenderung menjadi defensif berlebihan. Hal ini menunjukkan kerentanan yang tersembunyi.

  • Perubahan Kebiasaan Tidur

  • Pria yang merasa hampa mungkin tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit. Pola tidur yang tidak teratur adalah indikator stres. Ini juga bisa menjadi tanda masalah emosional yang lebih besar.

  • Mengabaikan Penampilan Diri

  • Penampilan pribadi seringkali tidak lagi menjadi prioritas utama. Mereka mungkin mengabaikan kebersihan atau cara berpakaian. Ini mencerminkan perasaan apatis terhadap diri sendiri.

    Editor: Hanny Suwindari
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore