
seseorang yang kehilangan kontak dengan generasi muda (Freepik/armmypicca)
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak orang dewasa mengalami kesenjangan komunikasi dengan generasi yang lebih muda—baik itu anak, cucu, keponakan, maupun generasi muda di lingkungan sosial mereka.
Perubahan teknologi, nilai, bahasa, dan gaya hidup sering kali membuat interaksi menjadi canggung, bahkan menimbulkan jarak emosional.
Menurut psikologi, fenomena ini tidak semata-mata terjadi karena perbedaan usia, tetapi juga karena perilaku-perilaku tertentu yang tanpa disadari memperlebar jurang antara generasi.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (17/6), terdapat 7 perilaku yang biasa ditunjukkan oleh orang-orang yang kehilangan kontak dengan generasi muda seiring bertambahnya usia menurut psikologi:
1. Menolak Perubahan dan Terlalu Kaku pada Nilai Lama
Orang-orang yang merasa nilai-nilai masa lalu adalah satu-satunya kebenaran sering kali kesulitan menerima pandangan atau gaya hidup generasi muda.
Mereka kerap menghakimi cara berpikir, pilihan hidup, atau cara berpakaian anak muda sebagai “salah” atau “kurang ajar”.
Psikologi menyebut perilaku ini sebagai bentuk cognitive rigidity—ketegaran berpikir yang menghambat keterbukaan terhadap perbedaan.
Akibatnya, generasi muda merasa tidak dihargai dan memilih menjaga jarak, bukan karena tidak menghormati, melainkan karena tidak merasa didengarkan.
2. Meremehkan Teknologi dan Dunia Digital
Teknologi adalah bagian besar dari kehidupan generasi muda, dari media sosial hingga kecerdasan buatan.
Ketika orang tua atau orang yang lebih tua secara konsisten meremehkan, mengolok-olok, atau menolak mempelajari teknologi, mereka tanpa sadar memutus jalur komunikasi yang penting.
Menurut psikolog perkembangan, keterbukaan terhadap teknologi bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga tentang menunjukkan minat terhadap dunia anak muda—yang pada akhirnya membangun koneksi emosional.
3. Cenderung Monolog, Bukan Berdialog
Orang yang lebih tua sering kali merasa punya banyak hal untuk diajarkan, sehingga tanpa sadar menjadikan percakapan sebagai monolog, bukan dialog.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
