Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 15.24 WIB

Dulu Pemalu? Ini 8 Hal yang Paling Membantu Orang-orang Mengatasi Rasa Malu Mereka

8 Hal yang Paling Membantu Orang-orang Mengatasi Rasa Malu Mereka - Image

8 Hal yang Paling Membantu Orang-orang Mengatasi Rasa Malu Mereka

JawaPos.com - Tahukah Anda? Banyak orang yang dulu dikenal sangat pemalu, sekarang justru jadi pembicara hebat, pemimpin tim, bahkan influencer sosial. Lalu, bagaimana mereka bisa berubah?

Jawabannya bukan karena sihir atau kepribadian yang tiba-tiba berubah. Mereka melalui proses. Dan dalam proses itu, ada delapan hal yang terus mereka sebut-sebut sebagai kunci keberhasilan mereka dalam mengalahkan rasa malu.

Dikutip JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Senin, 21 April 2025. Kalau Anda juga sedang berjuang dengan rasa malu, atau ingin lebih percaya diri di kehidupan sosial dan profesional, delapan poin ini bisa menjadi kompas yang membimbing perjalanan Anda.

1. Latihan Bukan Hanya Membuat Sempurna—Ia Mengubah Hidup

Semua orang pernah merasa gugup saat harus bicara di depan umum atau menyapa orang asing. Tapi mereka yang berhasil keluar dari rasa malu tahu satu hal: latihan adalah segalanya.

Alih-alih menunggu sampai merasa "siap", mereka mulai dari hal kecil—mengucapkan salam pada kasir, menanggapi obrolan ringan, bahkan latihan bicara di depan cermin. Semakin sering dilakukan, semakin ringan rasanya.

Tip: Cobalah tantangan mingguan kecil, seperti menyapa satu orang baru setiap hari atau mengungkapkan pendapat Anda dalam rapat kerja.

2. Mengatakan ‘Ya’ Lebih Sering, Sekalipun Takut

Pemalu cenderung berkata "tidak" sebagai bentuk perlindungan. Tapi, titik balik sering datang saat mereka mulai menerima tantangan, walau hati berdebar-debar.

Menghadiri undangan, menjadi MC dadakan, atau bahkan ikut kegiatan sosial—semua itu bisa jadi jembatan menuju versi diri yang lebih berani.

“Saya mulai berkata ‘ya’, meskipun takut. Ternyata, ketakutan saya seringkali tidak terbukti.”

3. Alihkan Fokus dari Diri Sendiri ke Orang Lain

Ketika kita malu, pikiran sering terperangkap dalam ketakutan: "Apakah aku terlihat bodoh?" atau "Apa kata mereka?"

Tapi orang yang berhasil keluar dari lingkaran ini belajar mengalihkan perhatian. Mereka mulai fokus pada orang yang diajak bicara—mendengarkan dengan sungguh-sungguh, merespons dengan empati.

Bonus: Anda jadi lebih disukai, karena siapa yang tak suka didengarkan dengan sepenuh hati?

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore