Kebiasaan orang baik tapi tidak pernah sukses dalam hidup menurut psikologi. (Freepik/ pressfoto)
JawaPos.com - Mungkin kamu pernah bertemu dengan orang yang selalu ingin membuat semua orang senang. Bisa jadi itu teman, rekan kerja, atau bahkan dirimu sendiri.
Sekilas, mereka terlihat seperti sosok yang sangat baik. Tapi jangan buru-buru menilai — bisa jadi mereka bukan benar-benar baik, melainkan hanya sedang berusaha menyenangkan orang lain karena dorongan rasa takut atau kurangnya rasa percaya diri.
Nah, supaya kamu bisa membedakan antara kebaikan tulus dan keinginan untuk selalu menyenangkan orang, ini dia sembilan tanda yang bisa kamu perhatikan, dari dari Small Business Bonfire, Kamis (17/4).
1. Takut Banget Sama Konflik
Orang yang suka menyenangkan orang lain biasanya sangat anti konflik. Mereka bakal melakukan apa pun supaya situasi tetap damai dan orang-orang di sekitar tetap senang, walaupun harus mengorbankan perasaan dan kebutuhan sendiri.
Alih-alih menghadapi masalah atau perbedaan pendapat, mereka lebih memilih diam atau mengikuti saja, meski sebenarnya tidak setuju. Ini bukan karena mereka cinta damai, tapi karena mereka takut dianggap tidak menyenangkan.
2. Butuh Banget Pengakuan dari Orang Lain
Mereka seperti hidup dari pujian dan validasi. Kalau nggak ada yang muji atau mengapresiasi, mereka bisa merasa nggak berharga.
Padahal sesekali kita butuh validasi itu wajar, tapi kalau sudah sampai tergantung, itu jadi masalah. Mereka bisa senang setengah mati kalau dipuji, tapi bisa hancur banget kalau dikritik. Hidup mereka seperti pertunjukan yang butuh tepuk tangan terus-menerus.
3. Susah Bilang ‘Tidak’
Ini klasik banget. Orang yang selalu ingin menyenangkan orang lain cenderung susah banget menolak permintaan. Mereka takut mengecewakan, takut bikin orang marah, atau takut dianggap egois.
Akhirnya mereka terjebak dalam banyak komitmen yang melelahkan. Mereka rela mengorbankan waktu dan energi hanya karena nggak bisa bilang “nggak”.
4. Jarang Mau Ambil Keputusan
Kalau kamu punya teman yang selalu bilang “Terserah kamu aja” atau “Kamu pilih aja,” bisa jadi mereka masuk ke kategori ini. Mereka lebih suka membiarkan orang lain mengambil keputusan karena takut pilihan mereka nggak disukai.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
