
Psikologi Self Control: Tanda Orang yang Menguasai Seni Pengendalian Diri dan Emosi
JawaPos.com - Menguasai seni pengendalian emosi bukanlah hal yang mudah. Ini tentang menjaga ketenangan, bahkan saat tekanan meningkat. Ini tentang memilih pertempuran dengan bijak dan mengetahui kapan harus menahan diri.
Tidak semua orang bisa melakukannya, tetapi mereka yang mampu biasanya memiliki kehidupan yang lebih tenang, hubungan yang lebih sehat, dan keputusan yang lebih bijak.
Dalam dunia psikologi, kemampuan mengendalikan perasaan dan tindakan disebut sebagai self control. Mereka tidak mudah terpancing emosi, tidak gegabah dalam mengambil keputusan, dan selalu berpikir sebelum bertindak.
Lalu, apa saja tanda seseorang sudah menguasai seni pengendalian emosi? Dilansir dari News Reports pada Kamis (27/3) simak daftar berikut!
1. Mengenali dan Mengakui Emosi Mereka
Orang yang telah menguasai pengendalian diri tidak malu dengan perasaannya. Mereka mengenali emosi mereka, memvalidasinya, tetapi juga memahami bahwa tidak semua emosi perlu mengarah pada tindakan langsung.
Mereka tahu bahwa perasaan mereka valid dan penting, tetapi juga paham bahwa mereka tidak harus menjadi budak perasaan tersebut. Keseimbangan yang rumit ini memungkinkan mereka untuk merespons alih-alih bereaksi, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih bijaksana dan terukur.
2. Mampu Menahan Godaan Sesaat
Salah satu tanda utama seseorang memiliki self control adalah kemampuannya untuk menunda kepuasan demi sesuatu yang lebih besar. Mereka tidak mudah tergoda oleh hal-hal yang memberikan kesenangan sementara, tetapi lebih fokus pada tujuan jangka panjang.
Hal ini mengingatkan pada “Tes Marshmallow” yang dilakukan oleh psikolog Walter Mischel. Dalam tes ini, anak-anak yang bisa menahan diri untuk tidak memakan marshmallow langsung, demi mendapatkan dua marshmallow di kemudian hari, ternyata memiliki kehidupan yang lebih sukses saat dewasa.
Dalam kehidupan nyata, ini bisa terlihat dari seseorang yang tidak mudah tergoda menghabiskan banyak uang untuk hal-hal impulsif. Mereka lebih sadar akan keuangan mereka dan menghindari perilaku hidup boros yang bisa merugikan diri sendiri di masa depan.
3. Bertanggung Jawab atas Segala Tindakan
Orang yang memiliki seni pengendalian emosi tidak suka mencari kambing hitam. Ketika mereka melakukan kesalahan, mereka mengakuinya dan belajar darinya, bukan malah menyalahkan orang lain atau situasi di sekitarnya.
Seperti yang dikatakan oleh psikolog Albert Ellis, “Tahun-tahun terbaik dalam hidup anda adalah saat anda memutuskan bahwa masalah anda adalah masalah anda sendiri. Anda tidak menyalahkan ibu anda, ekologi, atau presiden.”
Ini bukan berarti menyalahkan diri sendiri, tetapi memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi yang harus dihadapi dengan dewasa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
