
seseorang yang kekurangan kasih sayang./Freepik/benzoix
JawaPos.com - Di media sosial, di tempat kerja, bahkan di lingkungan pertemanan, kita sering melihat perempuan yang tampak ceria, penuh semangat, dan selalu tersenyum. Ia terlihat kuat, mandiri, dan seolah tidak memiliki beban berarti.
Namun, psikologi menunjukkan bahwa tidak semua kebahagiaan yang terlihat adalah kebahagiaan yang benar-benar dirasakan.
Menurut teori keterikatan dari John Bowlby, kebutuhan akan kasih sayang dan keterikatan emosional adalah kebutuhan dasar manusia.
Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi—terutama dalam jangka waktu lama—seseorang bisa mengembangkan pola perilaku tertentu sebagai mekanisme bertahan.
Baca Juga: 8 Cara Halus untuk Mengetahui Apakah Seseorang Mengukur Hidup Berdasarkan Pengalaman Bukan Uang
Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (17/2), terdapat 8 perilaku yang sering muncul pada perempuan yang tampak bahagia di luar, tetapi sebenarnya kekurangan kasih sayang di dalam.
1. Terlalu Mandiri dan Sulit Meminta Bantuan
Ia terlihat sangat kuat. Segala sesuatu dikerjakan sendiri. Jarang, bahkan hampir tidak pernah, meminta bantuan.
Menurut gaya keterikatan avoidant attachment dalam teori Mary Ainsworth, seseorang yang terbiasa tidak mendapatkan respons emosional yang konsisten cenderung belajar untuk tidak bergantung pada siapa pun. Kemandirian ekstrem sering kali bukan tanda kekuatan murni, tetapi perlindungan diri dari potensi penolakan.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Besok Jumat 20 Februari 2026: Finansial, Hoki, Karier, Kesehatan, Mobilitas, Cinta, dan Mental
2. Selalu Berusaha Menyenangkan Orang Lain
Ia sulit mengatakan “tidak.” Ia ingin semua orang nyaman, bahagia, dan puas dengannya.
Perilaku ini sering dikaitkan dengan pola people-pleasing, yang dalam psikologi kerap muncul dari kebutuhan validasi eksternal. Jika di masa lalu kasih sayang terasa bersyarat, maka ia belajar bahwa cinta harus “diusahakan” dan “dipertahankan” dengan menyenangkan orang lain.
3. Tertawa dan Bercanda Berlebihan
Ia adalah pusat keceriaan. Namun, humor sering menjadi mekanisme pertahanan.
Dalam teori mekanisme pertahanan yang diperkenalkan oleh Sigmund Freud, humor bisa menjadi cara untuk meredam emosi yang tidak nyaman. Dengan bercanda, ia bisa menghindari pembicaraan serius tentang perasaan terdalamnya.
Baca Juga: Orang yang Memarkir Kendaraannya Tepat di Atas Garis, Bahkan di Lahan Kosong Sekalipun, Menunjukkan 8 Ciri Kepribadian Unik
4. Merasa Kesepian di Tengah Keramaian
Ia punya banyak teman. Lingkaran sosialnya luas. Tapi saat malam tiba, ia merasa kosong.
Rasa kesepian emosional berbeda dari kesendirian fisik. Seseorang bisa dikelilingi banyak orang, tetapi tetap merasa tidak benar-benar dipahami. Kekurangan kasih sayang sering kali bukan tentang jumlah orang di sekitar, melainkan kedalaman koneksi.
5. Takut Terlalu Bergantung dalam Hubungan

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
