Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Desember 2025 | 06.26 WIB

Psikologi Menyebut, Orang yang Masih Menantikan Ulang Tahun Biasanya Memiliki 7 Sifat Kekanak-kanakan yang Justru Membuat Mental Lebih Tangguh

Ilustrasi: Seorang pria yang merayakan ulang tahun. (Pexels) - Image

Ilustrasi: Seorang pria yang merayakan ulang tahun. (Pexels)

JawaPos.com - Masih ingat saat usia tujuh tahun, ketika ulang tahun terasa seperti hari paling penting di seluruh dunia?

Hari itu ditunggu dengan penuh antusias, bahkan dihitung mundur berminggu-minggu sebelumnya sambil mencoret kalender satu per satu.

Menariknya, menurut psikologi, kebiasaan menghitung mundur hari ulang tahun hingga dewasa bukanlah tanda ketidakdewasaan.

Justru, kebiasaan ini sering menunjukkan adanya kualitas psikologis yang membuat seseorang lebih tangguh secara emosional.

Dikutip dari laman Global English Editing, Jumat (26/12), berikut tujuh sifat “kekanak-kanakan” yang kerap dimiliki orang-orang yang masih menantikan ulang tahunnya—dan mengapa sifat ini justru menjadi sumber ketahanan mental.

1. Mudah menemukan kebahagiaan dari hal-hal kecil

Banyak orang dewasa hanya menunggu momen besar untuk merasa bahagia: promosi, liburan, atau pencapaian besar. Namun, orang yang masih menghitung mundur ulang tahun mampu merasakan kebahagiaan dari proses menunggu itu sendiri.

Antisipasi sudah cukup untuk memicu rasa senang. Secara psikologis, kemampuan mengakses emosi positif dengan mudah membantu seseorang bangkit lebih cepat saat menghadapi kegagalan atau tekanan hidup.

Ini bukan kekanak-kanakan, melainkan bentuk fleksibilitas emosional yang sehat.

2. Memiliki rasa ingin tahu yang tetap hidup

Anak-anak dikenal dengan pertanyaan “kenapa” yang tak ada habisnya. Orang dewasa yang masih menantikan ulang tahun biasanya mempertahankan rasa ingin tahu tersebut.

Mereka tertarik pada makna waktu, pertumbuhan diri, dan kemungkinan yang dibawa oleh satu tahun kehidupan baru.

Dalam psikologi, rasa ingin tahu berkaitan erat dengan growth mindset—pola pikir yang membuat seseorang lebih tahan menghadapi tantangan dan kegagalan.

Menghitung mundur ulang tahun berarti masih percaya bahwa masa depan menyimpan sesuatu yang layak dinantikan.

3. Berani menunjukkan antusiasme secara tulus

Di dunia orang dewasa, antusiasme sering disalahartikan sebagai sikap naif. Namun, orang yang masih bersemangat menyambut ulang tahun menolak anggapan tersebut.

Antusiasme yang tulus justru mempermudah seseorang membangun koneksi sosial yang hangat. Orang-orang dengan energi positif seperti ini cenderung menularkan semangat, mencairkan suasana, dan membuat lingkungan sosial terasa lebih hidup.

Dalam psikologi sosial, emosi positif yang diekspresikan secara autentik berperan besar dalam membangun hubungan yang sehat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore