Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Oktober 2025 | 16.27 WIB

8 Kalimat Khas yang Menandakan Anda Dibesarkan Orang Tua Berjiwa Matang

Ilustrasi seorang ibu dan anak sedang berpelukan, sambil berbicara dengan lembut, menunjukkan kehangatan dan dukungan emosional./Freepik - Image

Ilustrasi seorang ibu dan anak sedang berpelukan, sambil berbicara dengan lembut, menunjukkan kehangatan dan dukungan emosional./Freepik

JawaPos.com - Pola asuh yang baik seringkali tercermin dari cara orang tua berbicara dan merespons situasi sehari-hari.

Orang tua yang matang secara emosional membangun lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan belajar. Kata-kata mereka menjadi fondasi penting bagi perkembangan emosi anak-anak.

Melansir dari Geediting.com Minggu (19/10), ada delapan frasa spesifik yang sering diucapkan oleh orang tua yang sangat matang secara emosional.

Ungkapan-ungkapan ini menanamkan nilai-nilai penting seperti empati dan harga diri. Mari kita lihat lebih dekat delapan frasa luar biasa tersebut.

1. "Tidak apa-apa untuk merasa sedih/marah"

Orang tua yang matang mengakui dan memvalidasi perasaan anak-anak, baik emosi negatif maupun positif. Mereka mengajarkan bahwa semua emosi adalah hal yang wajar dan perlu diterima. Ini membantu anak mengembangkan kecerdasan emosional yang baik.

2. "Aku mendengarkan, bagaimana perasaanmu?"

Frasa ini menunjukkan bahwa perasaan dan pikiran anak dihargai oleh orang tua. Ini mendorong komunikasi yang terbuka dan jujur dalam keluarga. Anak belajar bahwa mereka memiliki suara yang penting.

3. "Kita semua membuat kesalahan, apa yang bisa kamu pelajari?"

Alih-alih menyalahkan, orang tua ini fokus pada pembelajaran dari sebuah kesalahan yang terjadi. Ini menghilangkan rasa takut gagal dan mendorong pola pikir yang berorientasi pada pertumbuhan. Anak merasa didukung meskipun berbuat keliru.

4. "Bisakah kamu melihat dari sudut pandang mereka?"

Satu di antara frasa kunci, ini adalah cara untuk mengajarkan empati kepada anak-anak. Orang tua yang matang mendorong anak untuk mempertimbangkan perasaan orang lain. Hal ini membantu mereka memahami dunia yang lebih luas.

5. "Tubuhmu adalah milikmu, kamu berhak mengatakan tidak"

Frasa ini membangun batasan yang jelas dan menanamkan harga diri pada anak. Mereka belajar bahwa mereka memiliki kontrol atas diri sendiri dan harus dihormati. Ini sangat penting untuk keselamatan dan harga diri mereka.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore