Ilustrasi seseorang yang panik saat melihat hpnya dengan ikon baterai ponselnya yang berwarna merah, menunjukkan kekhawatiran dan keterburu-buruan. (Freepik )
JawaPos.com – Perubahan adalah bagian alami dari kehidupan. Kita mengalaminya setiap hari, mulai dari hal kecil seperti rutinitas harian yang tiba-tiba bergeser, hingga perubahan besar seperti pindah kerja, menikah, atau menghadapi krisis global.
Namun, yang menarik adalah cara orang bereaksi bisa sangat berbeda.
Ada yang menghadapinya dengan tenang, seakan tidak ada beban, sementara sebagian lain merasa panik, cemas, bahkan kewalahan.
Mengapa bisa begitu? Jawabannya ternyata lebih kompleks daripada sekadar soal kepribadian, karena melibatkan faktor biologis, psikologis, hingga pengalaman hidup.
Otak Kita Memang Secara Alami Menolak Perubahan
Cindy Shaw menyebut, jika Anda pernah merasa enggan ketika harus mengubah kebiasaan lama, itu bukan sekadar sifat malas.
Penjelasan sebenarnya terletak pada cara kerja otak.
Saat kita melakukan sesuatu berulang kali, otak membangun jalur saraf yang membuat aktivitas itu terasa otomatis.
Semakin sering dilakukan, semakin kuat jalur itu, sehingga kita tidak perlu berpikir keras untuk melakukannya.
Misalnya, rutinitas jalan ke kantor atau cara menyalakan ponsel setiap pagi. Nah, ketika perubahan muncul, otak dipaksa membentuk jalur baru.
Baca Juga: Apakah Ada Hubungan Antara Kebiasaan Selfie dengan Tingkat Narcissism yang Dimiliki Seseorang?
Proses ini menghabiskan lebih banyak energi, perhatian, dan konsentrasi.
Tak heran, secara naluriah, otak cenderung ‘menolak’ perubahan dan lebih memilih zona nyaman.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
