Ilustrasi orang yang sedang selfie. (Freepik)
JawaPos.com – Selfie telah menjadi bagian dari budaya populer yang tak terpisahkan di era media sosial.
Dari anak muda hingga orang dewasa, semua orang pernah melakukannya.
Foto wajah atau potret diri yang kemudian diunggah di media sosial ini tidak lagi sekadar dokumentasi pribadi, melainkan juga menjadi sarana komunikasi visual dan ekspresi diri.
Namun, di balik keseruan memamerkan senyum atau gaya tertentu, ada fenomena psikologis yang menarik untuk dibahas.
Selfie sering dianggap sebagai bentuk self promotion atau cara menampilkan citra diri terbaik ke hadapan publik.
Hal ini sejalan dengan temuan bahwa media sosial, termasuk aktivitas selfie, kerap dijadikan ladang subur bagi perilaku narcissistic.
Dorongan untuk mencari validasi dari jumlah likes, komentar, hingga jumlah pengikut sering kali membuat selfie dipandang sebagai cerminan sifat keakuan yang berlebihan.
Fenomena ini bukan sekadar opini publik, tetapi juga telah disorot oleh berbagai media populer dunia.
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan Time pada tahun 2015, disebutkan bahwa pria yang sering mengunggah selfie cenderung memiliki tingkat narcissism yang lebih tinggi.
Studi tersebut bahkan menyinggung adanya kaitan dengan sifat psikopati, meski dalam kadar yang tidak ekstrem.
Baca Juga: 6 Shio Paling Beruntung pada 9 September 2025: Daya Tarik Cinta dan Kelimpahan Mengalir Deras
Penelitian itu melibatkan 800 pria berusia 18 hingga 40 tahun dan juga menemukan bahwa kecenderungan untuk mengedit foto sebelum mengunggahnya berkorelasi dengan tingkat self objectification.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
