Ilustrasi seseorang yang mengalami mimpi buruk. (freepik)
JawaPos.com – Apakah kamu pernah terbangun tengah malam karena mimpi buruk? Lalu kamu bertanya-tanya apa ada hubungannya dengan otakmu yang terlalu aktif berpikir?
Fenomena ini ternyata bukan sekadar mitos. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kecerdasan tinggi cenderung mengalami mimpi buruk lebih sering dibandingkan orang lain.
Hal ini memunculkan pertanyaan menarik.
Benarkah semakin cerdas seseorang, semakin mudah ia diganggu mimpi buruk? Ataukah ada faktor lain yang ikut berperan? Mari kita bahas!
Mengapa Mimpi Buruk Bisa Terjadi?
Scientific American menjelaskan, mimpi terjadi saat otak memasuki fase tidur Rapid Eye Movement (REM).
Pada fase ini, otak bekerja sangat aktif untuk memproses memori, emosi, dan pengalaman sehari-hari.
Itulah sebabnya mimpi sering kali terasa begitu nyata.
Mimpi buruk muncul ketika otak sedang bergulat dengan emosi negatif, seperti kecemasan, rasa takut, atau stres.
Menurut American Academy of Sleep Medicine, sekitar 50–85 persen orang dewasa pernah mengalami mimpi buruk, meski frekuensinya berbeda-beda.
Hubungan Antara Kecerdasan dan Mimpi Buruk
Beberapa studi menemukan kaitan menarik antara tingkat kecerdasan dengan intensitas mimpi.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
