Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 03.37 WIB

Lansia yang Tidak Memiliki Sahabat Dekat di Masa Tuanya Sering Kali Punya 8 Perilaku Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi seorang lansia yang tidak memiliki sahabat dekat di masa tuanya (freepik) - Image

Ilustrasi seorang lansia yang tidak memiliki sahabat dekat di masa tuanya (freepik)

JawaPos.com - Kesepian di usia senja sering kali datang bukan hanya karena faktor usia atau kondisi fisik yang menurun, tetapi juga karena kebiasaan-kebiasaan kecil yang tanpa disadari menjauhkan seseorang dari hubungan sosial yang bermakna.

Banyak lansia yang merasa sendiri meskipun dikelilingi keluarga, karena tidak lagi memiliki sahabat dekat untuk berbagi cerita atau sekadar berbincang santai.

Menurut pandangan psikologi, ada sejumlah perilaku yang tampak sepele namun berdampak besar terhadap kehidupan sosial seseorang di masa tua.

Perilaku-perilaku ini biasanya dilakukan tanpa sadar, tapi perlahan bisa mengikis jaringan pertemanan hingga akhirnya membuat seseorang merasa terisolasi.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Minggu (27/7), berikut merupakan 8 perilaku yang sering kali dimiliki oleh lansia yang tidak memiliki sahabat dekat di masa tuanya, menurut psikologi.

1. Menunggu Orang Lain untuk Memulai Duluan

Banyak lansia sering kali merasa ragu untuk memulai komunikasi dengan teman lama, karena takut dianggap mengganggu atau tidak ingin merepotkan orang lain.

Padahal, berdasarkan penelitian, kebanyakan orang justru merasa senang dan dihargai saat ada seseorang yang menyapa atau menghubungi mereka terlebih dahulu.

Sayangnya, jika semua orang berpikir seperti itu dan hanya menunggu orang lain untuk menghubungi lebih dulu, maka akhirnya tidak ada yang benar-benar bergerak.

Inilah sebabnya mengapa banyak hubungan lama yang perlahan-lahan hilang tanpa disadari.

Memulai komunikasi lebih dulu bukanlah hal yang memalukan, justru bisa menjadi awal yang baik untuk membangun kembali hubungan yang sudah lama terputus.

2. Menyimpan Dendam karena Hal Kecil

Tidak jarang kita merasa kesal karena seseorang lupa membalas pesan, tidak mengundang kita ke suatu acara, atau tidak menyapa saat bertemu.

Jika perasaan kesal seperti ini terus disimpan dan tidak diselesaikan, maka lama-kelamaan bisa berkembang menjadi dendam yang merusak hubungan.

Kita perlu menyadari bahwa setiap orang bisa lupa, sibuk, atau tanpa sengaja melakukan kesalahan sosial. Menyimpan rasa sakit hati atas hal-hal kecil hanya akan membuat kita menjauh dari hubungan yang sebenarnya masih bisa diperbaiki.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore