Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juni 2025 | 16.02 WIB

Orang-Orang yang Kehilangan Kontak dengan Generasi Muda Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Menunjukkan 7 Perilaku Ini Menurut Psikologi

seseorang yang kehilangan kontak dengan generasi muda (Freepik/armmypicca) - Image

seseorang yang kehilangan kontak dengan generasi muda (Freepik/armmypicca)

JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak orang dewasa mengalami kesenjangan komunikasi dengan generasi yang lebih muda—baik itu anak, cucu, keponakan, maupun generasi muda di lingkungan sosial mereka.

Perubahan teknologi, nilai, bahasa, dan gaya hidup sering kali membuat interaksi menjadi canggung, bahkan menimbulkan jarak emosional.

Menurut psikologi, fenomena ini tidak semata-mata terjadi karena perbedaan usia, tetapi juga karena perilaku-perilaku tertentu yang tanpa disadari memperlebar jurang antara generasi.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (17/6), terdapat 7 perilaku yang biasa ditunjukkan oleh orang-orang yang kehilangan kontak dengan generasi muda seiring bertambahnya usia menurut psikologi:

1. Menolak Perubahan dan Terlalu Kaku pada Nilai Lama

Orang-orang yang merasa nilai-nilai masa lalu adalah satu-satunya kebenaran sering kali kesulitan menerima pandangan atau gaya hidup generasi muda.

Mereka kerap menghakimi cara berpikir, pilihan hidup, atau cara berpakaian anak muda sebagai “salah” atau “kurang ajar”.

Psikologi menyebut perilaku ini sebagai bentuk cognitive rigidity—ketegaran berpikir yang menghambat keterbukaan terhadap perbedaan.

Akibatnya, generasi muda merasa tidak dihargai dan memilih menjaga jarak, bukan karena tidak menghormati, melainkan karena tidak merasa didengarkan.

2. Meremehkan Teknologi dan Dunia Digital

Teknologi adalah bagian besar dari kehidupan generasi muda, dari media sosial hingga kecerdasan buatan.

Ketika orang tua atau orang yang lebih tua secara konsisten meremehkan, mengolok-olok, atau menolak mempelajari teknologi, mereka tanpa sadar memutus jalur komunikasi yang penting.

Menurut psikolog perkembangan, keterbukaan terhadap teknologi bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga tentang menunjukkan minat terhadap dunia anak muda—yang pada akhirnya membangun koneksi emosional.

3. Cenderung Monolog, Bukan Berdialog

Orang yang lebih tua sering kali merasa punya banyak hal untuk diajarkan, sehingga tanpa sadar menjadikan percakapan sebagai monolog, bukan dialog.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore