
Ilustrasi seseorang sedang mengisi dokumen keuangan di ruang kerja pribadi, menggambarkan potensi kecurangan dalam kehidupan sehari-hari. (Dok. Canva)
JawaPos.com - Pernahkah Anda memergoki seseorang berbohong dan langsung berpikir, "Kayaknya ini bukan pertama kalinya"?
Ternyata, dugaan Anda bisa jadi benar. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology mengungkap bahwa perilaku tidak jujur adalah bagian dari kepribadian seseorang, dan bukan hanya hasil dari situasi tertentu.
Penelitian ini dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh Isabel Thielmann dan melibatkan 1.916 partisipan selama tiga tahun. Dalam periode tersebut, para peserta diuji melalui serangkaian "permainan curang" yang dirancang agar mereka bisa berbohong demi keuntungan pribadi, seperti mendapatkan uang atau menghindari tugas yang membosankan. Menariknya, para peserta bisa berbuat curang tanpa risiko tertangkap, mirip seperti situasi nyata ketika seseorang "memoles" laporan keuangan atau menipu dalam pengisian pajak.
Dilansir dari BoingBoing pada 2 Juni 2025, hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan berbohong bukanlah sesuatu yang terjadi sesekali saja. Sebaliknya, ada konsistensi kuat dalam perilaku curang, yang dipengaruhi oleh faktor kepribadian. Para peneliti menemukan bahwa individu dengan skor Honesty-Humility rendah serta yang memiliki sifat kepribadian gelap seperti narsisme dan psikopati, cenderung lebih sering dan lebih konsisten dalam berbuat tidak jujur.
"Bertolak belakang dengan anggapan lama, ternyata terdapat konsistensi signifikan dalam perilaku tidak jujur yang dapat dikaitkan dengan faktor disposisional," tulis para peneliti dalam laporannya. Artinya, bagi sebagian orang, berbohong bukan hanya soal kesempatan, melainkan sudah menjadi bagian dari siapa mereka.
Temuan ini sekaligus menggugat teori lama dalam psikologi yang menyatakan bahwa situasi lebih memengaruhi perilaku daripada kepribadian. Kini, bisa jadi kita harus meninjau ulang pendapat bahwa "orang baik bisa berbuat salah karena keadaan."
Faktanya, menurut penelitian ini, ada orang-orang yang memang lebih cenderung berbohong, dan mereka akan terus melakukannya, apapun situasinya. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
