Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 16.26 WIB

7 Kebiasaan Sehari-Hari Berdasarkan Sains untuk Menurunkan Risiko Kanker secara Alami dan Efektif

Ilustrasi gaya hidup sehat membantu menurunkan risiko kanker secara alami (Freepik) - Image

Ilustrasi gaya hidup sehat membantu menurunkan risiko kanker secara alami (Freepik)

JawaPos.com – Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari berpotensi membantu menurunkan risiko kanker menurut wawasan ilmiah yang telah teruji.

Kanker merupakan kondisi pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dan dapat menyerang jaringan tubuh.

Mengetahui cara alami dan berbasis sains untuk menurunkan risiko kanker memungkinkan penerapan langkah pencegahan yang lebih efektif sejak dini.

Berikut 7 kebiasaan sehari-hari berdasarkan sains untuk menurunkan risiko kanker secara alami dan efektif dilansir dari laman Yourstory, Selasa (22/4):

1. Stabilkan Gula Darah

Gula darah tinggi memberi bahan bakar yang disukai oleh sel kanker, yaitu glukosa. Mengonsumsi makanan utuh seperti sayuran, protein tanpa lemak, dan lemak sehat membantu menjaga kadar glukosa tetap seimbang.

Menghindari makanan olahan dan pemanis tambahan juga berdampak besar terhadap metabolisme tubuh. Langkah ini dapat menekan risiko pembentukan sel kanker.

2. Terapkan Pola Makan Ketogenik

Diet ketogenik mengurangi karbohidrat dan meningkatkan lemak sehat untuk mengubah sumber energi utama tubuh menjadi keton. Metode ini membuat sel kanker kehilangan pasokan bahan bakar utamanya.

Penerapannya perlu pengawasan ahli gizi atau medis, khususnya bagi individu dengan kondisi tertentu. Metabolisme yang terkelola lebih baik mendukung tubuh dalam menghadapi potensi penyakit.

3. Hindari Makanan Pemicu Peradangan

Peradangan kronis berperan dalam banyak jenis kanker. Makanan tinggi antioksidan seperti blueberry, bayam, dan ikan berlemak membantu mengurangi peradangan.

Produk olahan dan gula tambahan sebaiknya dikurangi untuk menstabilkan respon imun tubuh. Pola makan anti-inflamasi terbukti mendukung regenerasi sel yang sehat.

4. Lakukan Puasa Intermiten

Puasa intermiten memicu proses autofagi, yaitu pembersihan sel rusak yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Jadwal makan yang teratur tanpa camilan berlebihan membantu menurunkan insulin dan memperbaiki fungsi sel.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore