Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 April 2025 | 22.13 WIB

Orang yang Selalu Memilih Naik Tangga Dibandingkan Naik Lift Menunjukkan 8 Ciri Kepribadian ini, Bukan Hanya Karena Lebih Sehat

Ilustrasi delapan ciri kepribadian yang menurut penelitian cenderung dimiliki oleh mereka yang menaiki tangga. - Image

Ilustrasi delapan ciri kepribadian yang menurut penelitian cenderung dimiliki oleh mereka yang menaiki tangga.

JawaPos.com - Beberapa orang nampaknya menghindari antrean di depan lift dan memilih menaiki tangga.

Pilihan-pilihan kecil yang tampak tak terlihat ini dapat mengungkapkan lebih banyak hal tentang kepribadian seseorang.

Dilansir dari Geediting, inilah delapan ciri kepribadian yang menurut penelitian cenderung dimiliki oleh mereka yang menaiki tangga. Ini bukan sekedar membakar beberapa kalori ekstra, ini masalah pola pikir.

1. Tingkat ketelitian yang tinggi

Psikolog menyebut ketelitian sebagai "sifat menyelesaikan pekerjaan". Dalam kumpulan data besar yang melacak jumlah langkah kaki harian, orang yang mendapat skor tinggi dalam ketelitian berjalan lebih banyak dan lebih sedikit duduk, bahkan saat tidak ada yang mengawasi mereka.

Sebuah studi tahun 2020 menemukan bahwa peserta yang paling teliti meningkatkan langkah harian mereka lebih cepat daripada orang lain selama tantangan delapan minggu.

Memilih naik tangga ketimbang menunggu lift adalah keputusan mikro yang sama: mulai bergerak, selesaikan pekerjaan, tanpa alasan.

2. Proaktif terhadap kesehatannya

Menurut laporan tahun 2024 yang dimuat NPR, kebiasaan menaiki tangga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah dan peningkatan umur panjang yang kecil namun terukur. Orang yang mengutamakan tangga tidak hanya mengetahui data, mereka bertindak berdasarkan data tersebut.

Pilihan sehari-hari tersebut menandakan apa yang disebut oleh ilmuwan perilaku sebagai "niat implementasi" yaitu rencana konkret jika-maka ("Jika saya melihat lift, saya akan menuju tangga") yang memisahkan angan-angan dari tindak lanjut yang sebenarnya.

3. Memiliki otot pengendalian diri yang kuat

Pengendalian diri bukan hanya tentang kemauan keras saat akan menyantap hidangan penutup, tetapi juga pengendalian diri dalam memprediksi siapa yang terus bergerak ketika lift sudah ada di dekat situ.

Beberapa percobaan menunjukkan bahwa melatih pengendalian diri secara langsung meningkatkan tingkat aktivitas fisik. Sebaliknya, orang yang aktif mendapat skor lebih tinggi pada inventaris pengendalian diri.

Memilih tangga, terutama setelah hari yang panjang, menunjukkan kapasitas yang tenang untuk mengesampingkan “mudah” demi “lebih baik.”

4. Menjalani kehidupan yang NEAT

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore